Breaking News:

Bacaan Alkitab

Renungan Harian Sabtu 15 Januari 2022, 1 Timotius 5:24-25 : Jauhi Dosa, Lakukan Kebaikan

Sementara itu, setiap perbuatan baik, meski diredam secerdik apapun, tetap akan muncul sebagai sebuah kebaikan

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Renungan Harian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cepat atau lambat, segala sesuatu akan terbuka dan diketahui orang. Serapat-rapatnya orang menyimpan sesuatu, terutama dosa, kelak akan ketahuan. Bahkan, ada prilaku dosa yang terjadi seperti makan sambal pedas. Langsung diketahui orang dan dampaknya atau konsekwensinya langsung dirasakan atau diterima.

Sementara itu, setiap perbuatan baik, meski diredam secerdik apapun, tetap akan muncul sebagai sebuah kebaikan. Sebab, kebaikan tetap akan muncul laksana terang yang akan membawa berkat bagi banyak orang.

Jadi, baik perbuatan dosa maupun karya-karya kebaikan, akan keluar dan muncul sesuai aslinya. Tetapi, ada yang terjadi atau terbongkarnya atau diketahuinya cepat, tapi ada yang lama.

Karena itu, terhadap segala sesuatu dalam segala situasi dan kondisi, kita harus waspada, hati-hati dan bertindak dengan hikmat dari Tuhan. Agar kita dapat membedakan mana yang baik (benar), dan mana yang tidak baik (dosa). Karena semuanya kelak akan terkuak dan nyata, sebab Tuhan mahaadil.

Demikian firman Tuhan hari ini. "Dosa beberapa orang mencolok, seakan-akan mendahului mereka ke pengadilan, tetapi dosa beberapa orang lagi baru menjadi nyata kemudian. Demikian pun perbuatan baik itu segera nyata dan kalau tidak demikian, ia tidak dapat terus tinggal tersembunyi." (ay 24, 25)

Inilah peringatan bagi kita. Dosa, tetaplah dosa. Sebijaksana apapun orang menyimpan dosa, tak ada yang sanggup menahan atau "mengamankannya." Karena Tuhanlah yang akan membukakan semuanya itu. Cepat atau lama, semua akan menjadi nyata terbuka.

Kebaikan atau kebenaran pun begitu. Tak ada yang dapat membendung kekuatan sebuah kebenaran. Karena Kebenaran itu adalah Allah sendiri. Sehingga, kebenaran akan tetap muncul laksana emas murni.

Kita sebagai keluarga dan orang-orang Kristen, haruslah cerdik, tapi juga berhikmat. Jangan terburu-buru atau gegabah dalam mengambil keputusan terhadap sesuatu. Sabarlah menantikan waktunya Tuhan. Sebab waktu Tuhan selalu datang indah pada waktunya.

Yang harus kita miliki dan lakukan adalah, waspada, dan lakukanlah kebaikan dan kebenaran. Jangan pernah berkompromi dengan dosa. Sebab dosa kita akan menghantui hidup kita dan menjerumuskan kita dalam jurang kehancuran, baik hidup masa kini di bumi, maupun dalam kekekalan. Jika kita hidup benar, baik dan sabar, kita tidak muda jatuh dalam dosa, karena kita akan selalu berada dalam pembelaan Kristus.

Sebailknya, jika kita hidup tak mampu mengendalikan diri dan suka melakukan dosa, maka tinggal menunggu waktu: cepat atau lama, kita akan menuai akibatnya.

Maka pilihlah hidup sabar, baik, benar dan berhikmat. Ikutilah nasihat dan teladan Paulus dan Timotius. Mereka hidup bersama Tuhan, maka mereka mendapat belas kasihan dari pada-Nya. Kita pun hidup aman, nyaman dan damai baik di bumi, maupun di sorga mulia. Amin

Doa: Tuhan Yesus, tuntun terus hidup kami agar menjauhi dosa, tetapi senantiasa hidup berhikmat dengan perbuatan baik dan benar sesuai firman-Mu. Amin. (Jakried Malueseng0

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved