Breaking News
Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jokowi

Muncul Usulan Perpanjang Masa Jabatan Presiden Jokowi, PKS Langsung Tolak

Usulan perpanjang masa jabatan Presiden ini muncul dari Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya

Editor: Aldi Ponge
Tangkap layar instagram jokowi
Presiden Jokowi. Imbauan terbaru terkait penanganan covid 19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemilihan presiden akan dilakukan pada 2024 seiring dengan berakhirnya masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jokowi tak bisa lagi mencalonkan diri menjadi presiden karena dibatasi oleh undang-undang dasar.

Para pendukung Jokowi pun berupaya agar Jokowi kembali memimpin Indonesia karena dianggap berhasil.

Ada yang mengusulkan perubahan UUD agar presiden bisa dipilih 3 kali.

kini muncul usul agak masa jabatan Presiden diperpanjang hingga 2027.

Usulan perpanjang masa jabatan Presiden ini muncul dari Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya

Mulyadi Jayabaya berpendapat banyak program strategis bangsa yang belum selesai, disamping kondisi akibat terjangan badai pandemi.

"Dibutuhkan energi yang cukup besar dalam memulihkan semua sektor baik kesehatan, ekonomi, keamanan dan politik global," katanya saat acara pelantikan pengurus Kadin Provinsi Banten, Rabu (12/1/2022).

Jayabaya menilai Jokowi adalah sosok yang tepat dan dianggap mampu menuntaskan masalah bangsa.

Jokowi juga memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola bangsa dan memiliki arah pembangunan yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat luas tidak peduli dengan kepentingan elit dan golongan tertentu.

"Penambahan masa jabatan presiden bukan sesuatu yang luar biasa dalam sejarah bangsa Indonesia namun biasa saja mengingat hal ini pun pernah terjadi saat jaman presiden Soeharto dulu," katanya.

Dikatakannya, kesulitan ekonomi yang dirasakan oleh seluruh bangsa di dunia akibat terjangan pandemi juga menjadi pertimbangan.

"Daripada uang dipakai buat pilpres dan belum tentu juga melahirkan presiden yang mumpuni dalam mengatasi masalah dan meneruskan program yang sudah baik ini, lebih baik digunakan untuk membangkitkan ekonomi rakyat kecil yang sedang terpuruk" jelas Mulyadi.

Pernyataan Jayabaya ini bukan yang pertama.

Ia juga pernah menyampaikan saat sambutan dalam pemilihan Ketua Kadin Provinsi Banten terpilih Mochamad Azzari Jayabaya pada bulan November 2021 lalu.

Sebelumnya, wacana penundaan Pemilu 2024 pernah mengemuka dan belakangan santer menyusul pernyataan Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved