Berita Bitung

Provinsi Papua Barat Pelajari Ini dari Kota Bitung

Memilih Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk melakukan pembelajaran tentang keberadaan Satuan tugas (satgas).

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere.
Kunjungan Pemerintah Pemerintah Provinsi Papua Barat ke Kota Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Belasan peserta pembelajaran, pemberantasan perdagangan Satwa Liar Ilegal dari Pemerintah Provinsi, Papua Barat.

Memilih Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk melakukan pembelajaran tentang keberadaan Satuan tugas (satgas) perlindungan dan pelestarian timbuhan dan satwa liar (PPTSL).

Di kota Bitung sejak tahun 2017, sudah punya Satgas yang diketuai Sekretaris Daerah Kota Bitung DR Audy Pangemanan.

Menurut HF Runaweru Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Papua Barat, pembelajaran pemberantasan perdagangan Satwa Liar Ilegal dari Pemerintah Provinsi, Papua Barat diikuti 16 peserta.

Didalamnya ada organisasi perangkat daerah terkait, KSOP Sorong, Bea Cukai Sorong, KSDA, balai Gakkum dan instansi lainnya di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

Adapun pertimbangan, Kota Bitung menjadi tempat pembelajaran karena kota Sorong dan Kota Bitung daerah maritim, ada aktivitas kapal ikan serta beberapa persamaan lainnya.

"Di Papua Barat punya sumber daya alam (SDA) besar tertuma satwa liar, di hutan dan lahan. Masyarakat dalam pengelolaan tidak baik, banyak yang diselundupkan keluar dari Papua Barat.

Seperti burung cinderawasi, kulit buaya, kulit ular, tanaman gaharu dan masohi, mesti di jaga tetap masuk ke luar diselundupkan," kata HF Runaweru Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Papua Barat.

Selain masih rawan penyelundupan, sumber daya manusia (SDM) juga masih terbatas, begitu juga dengan pengetahuan dan keterampilan khusus penanganan perdagangan satwa liar.

Dalam pembelajaran, pemberantasan perdagangan Satwa Liar Ilegal dari Pemerintah Provinsi, Papua Barat, juga melakukan kerjasama dengan kedutaan Amerika Serikat dan UNOCD (United Nations Office on Drugs and Crime).

"Semoga kegiatan ini yang kiranya bermanfaat untuk Kota Bitung dan Kota Sorong Papua Barat, serta mempererat hubungan dua daerah ini," tambahnya.

Sekda kota Bitung DR Audy Pangemanan yang juga ketua Satgas perlindungan dan pelestarian timbuhan dan satwa liar Kota Bitung.

Menerangkan bahwa personil satgas dihuni dari berbagai instansi dan stekholder dan ada tiga bidang yang masuk dalam satgas.

"Bidang pencegahan ada 11 instansi dinas dan unsur yayasan dan lainnya. Bidang pengawasan dan penegakkan hukum 16 instansi dan bidang konservasi sumber daya alam dan pelestarian satwa endemik ada delapan instansi," tutur Audy Pangemanan ketua Satgas PPTSL yang juga Setda Kota Bitung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved