Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan

Pemuda Kecanduan Game Online Tegah Bacok Sepupunya Demi Ambil Ponsel Korban

pelaku menghentikan kendaraannya lalu mengajak korban berjalan kaki menuju sebuah tempat wisata. RY dan W sempat berhenti makan jajanan.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRULK MUZAKI
Tim gabungan, di lokasi pencarian Ry di hutan Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Senin (10/1/2022) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kronologi seorang pemuda berinisial W, berusia 18 tahun tega menghabisi nyawa adik sepupunya berinisial RY yang masih berusia 9 tahun.

Korban dibunuh untuk menguasai handphone milik adik sepupunya.

Pelaku diduga mengalami kecanduan game online.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Minggu (9/1/2022).

Awalnya, pelaku mengajak korban memancing. Mereka pergi menggunakan sepeda motor.

Di tengah perjalanan, pelaku menghentikan kendaraannya lalu mengajak korban berjalan kaki menuju sebuah tempat wisata. RY dan W sempat berhenti makan jajanan.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto menyebut, pelaku kemudian pamit hendak mengambil minum ke atas.

W ternyata mengambil golok di sebuah gubuk. Golok tersebut dimasukkan di balik jaketnya.

Setelah kembali bertemu dengan RY, W mengajaknya ke arah hutan buukan ke tempat wisata.

W lalu beraksi saat tiba di tepi jurang. W mengajak RY turun dan langsung mencekik lehernya hingga pingsan.

W kemudian membacok korban berulang kali.

"Saat dicek korban masih bernapas, kemudian tersangka membacok korban berkali-kali menggunakan parang," kata Hendri, Rabu (12/1/2022), mengutip Kompas.com.

Hasil otopsi menunjukkan adanya tiga luka bekas sayatan di kepala bagian atas dan tujuh luka bekas sayatan di kepala bagian belakang.

Hendri menambahkan, pelaku nekat menghabisi nyawa sang adik karena ingin menguasai ponsel korban.

Pelaku sudah kecanduan game online namun ponsel miliknya sedang rusak.

"Tersangka tebersit menginginkan HP korban, karena kecanduan game online, tapi HP-nya rusak, sehingga tidak bisa digunakan," kata Hendri.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah digegerken dengan hilangnya bocah 9 tahun berinisial RY.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved