Berita Sulut
Pemberian Booster Dimulai, Satgas Covid-19 Sulut Minta Fokus Kejar Vaksinasi Dosis I dan II
Pemberian vaksin booster dosis ketiga bagi masyarakat umum di Sulut dimulai Kamis (13/01/2022).
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemberian vaksin booster dosis ketiga bagi masyarakat umum di Sulut dimulai Kamis (13/01/2022).
Meskipun pemberian booster dimulai, Satgas Covid-19 Sulut mengimbau kabupaten kota tetap fokus mengejar capaian vaksinasi dosis I dan dosis II.
"Kita ingin kabupaten kota tetap. Fokus mengejar tatget dosis I dan II. Jangan teralihkan oleh booster," kata Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel kepada Tribunmanado.co.id di Mantos 3, Kamis siang.
Berdasar data Dashboard KPC-PEN per 12 Januari 2022, capaian vaksinasi Covid-19 dosis I di Sulut 73,3 persen, dosis II 44,9 persen dan dosis II (nakes) 76,1 persen.
Karena itu, kata Dandel, pemberian vaksin primer dosis I dan II tak boleh berbarengan dengan booster.
"Harus dipisahkan pos vaksin primer dosis I dan II dan dosis III," jelasnya.
Dandel mengatakan, pihaknya tidak menetapkan target pemberian vaksin booster.
"Kami tidak mengalokasikan dosis spesifik untuk setiap jenis vaksin. Kita menyesuaikan dengan penggunaan di lapangan," katanya.
Terkait itu, ia bilang, ada 8.700 dosis vaksin Moderna yang akan expire akhir bulan ini.
Vaksin tersebut akan dialokasikan untuk booster di Kota Manado. Satgas Covid-19 telah meminta izin ke Kemenkes untuk penggunaan tersebut.
Sesuai rekomendasi Kemenkes, booster untuk vaksin primer Astrazeneca ialah Moderna. Sementara booster untuk vaksin primer Sinovac ialah Pfizer dan Astrazeneca.
"Kita sudah dapat izin dan itu bisa isa menjangkau 17.400 orang," kata Dandel.
Sementara, pemberian bagi warga yang vaksin primernya Pfizer dan Moderna perlu bersabar untuk menerima booster.
Pasalnya, pemberian vaksin Pfizer di Sulut baru September 2021 dan Moderna sebulan kemudian. "Sementara syaratnya harus enam bulan," katanya.
Diketahui, pemberian vaksin booster Covid-19 di Sulut mendapat izin Kemenkes digelar di 10 kabupaten kota.