Berita Minut
Golkar Minut Tanggapi Santai Aksi Dewo Cs
"Mati satu tumbuh seribu," tulis ketua Golkar Minut Edwin Nelwan di facebooknya. Senada dikatakan Ketua DPD 1 partai Golkar Sulut Tetty Paruntu.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Partai Golkar Minut santai menanggapi aksi Dewo Fans Club di Sekretariat Partai Golkar Minut Senin (10/2/2022).
Dewo Fans Club di bawah pimpinan Denny Wowoling, mantan ketua Golkar Minut yang sudah berada di gerbong PDI Perjuangan, mencabut baliho Aerlangga Hartarto dan menggantinya dengan baliho Puan Maharani di depan Sekretariat serta mencabut papan sekretariat partai Golkar Minut.
"Mati satu tumbuh seribu," tulis ketua Golkar Minut Edwin Nelwan di facebooknya.
Senada dikatakan Ketua DPD 1 partai Golkar Sulut Tetty Paruntu.
Tetty menganggap aksi tersebut tak akan berpengaruh banyak pada dinamika politik di Sulut.
"Tidak ngaruh. Lagipula baliho Aerlangga masih banyak," beber dia.
Aksi pencopotan Baliho Aerlangga Hartarto di depan Sekretariat Partai Golkar Minut di tepi jalan SBY, Kelurahan Sarongsong, Kecamatan Airmadidi oleh simpatisan PDI Perjuangan yang tergabung dalam Dewo Fans Club berlangsung di momen hari ulang tahun PDI Perjuangan ke 49 pada Senin (10/1/2022).
Baliho tersebut diganti oleh baliho Puan Maharani, yang diwacanakan menjadi Capres PDI Perjuangan 2024. Dewo Fans Club adalah mantan pengurus partai Golkar yang sudah pindah ke PDI Perjuangan.
Aksi dipimpin Denny Wowilling, mantan ketua DPD II Partai Golkar Minut yang kini pindah ke gerbong PDI Perjuangan.
Amatan tribunmanado.co.id, para anggota Dewo Fans Club memakai baju merah PDI Perjuangan.
Beberapa orang menaiki baliho untuk memutus tali baliho pada bagian atas.
Kemudian tali bagian bawah diputus dan baliho itu digulung.
Pekerjaan memakan waktu karena ada dua baliho Aerlangga yang dipasang bersusun.
Baliho Puan Maharani dipasang dengan diiringi teriakan merdeka.
Aksi selanjutnya adalah pencabutan papan sekretariat Golkar untuk digantikan dengan bendera PDI Perjuangan.
Rencananya dinding sekretariat yang bercat kuning akan dicat merah.
Denny Wowiling kepada tribunmanado.co.id mengatakan, aksi tersebut dilakukan ratusan pengurus Golkar Minut yang sudah pindah PDI Perjuangan.
"Ini kloter pertama, masih ada kloter kedua," kata dia.
Menurut Dewo - panggilan akrabnya, aksi dilatarbelakangi kekecewaan atas tindakan partai Golkar yang mencopotnya sebagai ketua Golkar Minut.
Ia mengklaim hal itu bertentangan dengan AD/ART.
"Jika ada kesalahan mustinya diberi peringatan, tapi ini langsung digelar Musdalub dengan agenda mencopot saya," kata dia.
Lebih lanjut ia menyatakan, semua kekacauan tersebut adalah buah tindakan dari Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut Tetty Paruntu. Sistem modern dari Aerlangga tak mampu diterjemahkan oleh Tetty Paruntu.
"Ini buah sulung Tetty Paruntu," katanya.
Mengenai pengambilalihan sekretariat partai Golkar Minut, ujar Dewo, dirinya berhak mengganti tempat itu karena lahan sekretariat tersebut bersertifikat atas nama dirinya.
Dewo berencana menjadikan tempat itu sebagai sekretariat Dewo Fans Club yang menginduk pada PDI Perjuangan.
"Kami siap bekerja untuk PDI Perjuangan," ujarnya. (Art).
• Bidik Sejumlah Target di Pemilu 2024, Nasdem Mitra Rapatkan Barisan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/partai-golkar-minut-santai-menanggapi-aksi-dewo-fans-club09.jpg)