Gadis Remaja Rela Ditiduri Kakek 65 Tahun Berulang Kali, Modus Keluarkan Besi Dalam Perut
Dukun yang sudah kakek-kakek berusia 65 tahun itu, tega melakukan hubungan badan dengan gadis 15 tahun.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Gadis cantik ini termakan godaan kakek 65 tahun yang sudah terbakar nafsu.
Memang kakek tersebut dikenal sebagai dukun ahli pengobatan alternatif.
Tapi ia justru menggunakan itu sebagai modus untuk meniduri bocah 15 tahun.
Baca juga: Seorang Dukun Lakukan Pembunuhan Berantai, 4 Pasiennya Tewas Diberi Racun Sianida, Ini Kronologinya
Modus dukun ini memenuhi nafsu dan birahinya, membuat korbannya jadi percaya.
Dukun yang sudah kakek-kakek berusia 65 tahun itu, tega melakukan hubungan badan dengan gadis 15 tahun.
Kakek itu, dikenal masyarakat sebagai sosok yang bisa melakukan pengobatan alternatif.
Orang-orang di sekitar mengenalnya sebagai Mbah B.
Baca juga: Dua Pedagang Sayur dan Seorang Petani Tewas Dicekoki Sianida, Pelakunya Dukun Pengganda Uang
Atas aksinya merayu dan membuat gadis remaja takluk hingga melayaninya berhubungan badan, kakek tua kini berususan dengan polisi.
Ia sudah dilaporkan ke Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pria yang tinggal di Pedukuhan Banaran Lor, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo menyetubuhi remaja berinisial A asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
“Laporan masuk ini tentang dugaan pidana persetubuhan anak di bawah umur,” kata Kasi Humas Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana melalui pesan, Sabtu (8/1/2022).
Baca juga: Pamit Gandakan Uang, 2 Pria Malah Tewas Diracuni Dukun, Terungkap Berapa Banyak Duit yang Diamankan
Jeffry mengungkap, ayah korban bernama S (47) seorang petani kebun di Magelang.
S melaporkan kasus ini ke Polres Kulon Progo, Jumat (7/1/2022) petang.
Kepada polisi, S menceritakan kalau awalnya ibu korban berniat mengobati anaknya yang sakit lewat pengobatan alternatif pada Agustus 2021.
Mereka memperoleh informasi dari seorang teman ada seorang dukun di Sentolo, yang konon bisa mengobati berbagai penyakit.
Orang mengenal dukun itu sebagai Mbah B.
Setelah berkenalan, sang dukun mengatakan kalau A sakit akibat guna-guna.
Dukun itu mengaku mampu mengusir guna-guna yang bersarang di dalam perut yang pengobatannya berlangsung di rumah sang dukun di Banaran Lor.
Di rumah itu, ia melancarkan aksi lewat ritual mandi, mencabuli hingga memaksa bersetubuh.
“Dengan mengatakan bahwa bila besi dalam perut korban tidak diambil maka korban tidak bisa punya anak atau meninggal dunia."
"Korban takut dan menuruti kemauan pelaku,” kata Jeffry.
Perbuatan cabul itu dilakukan tiga kali di Agustus 2021.
Tidak berhenti sampai di sana.
B kembali mengulang perbuatannya pada September 2021.
A sedang mondok di salah satu pesantren di Tuksono, Sentolo, September itu.
B menjemput dan membawanya ke rumah sang dukun di Banaran Lor.
B mencekoki A dengan sebutir obat hingga mengakibatkan tidak sadar.
Setelah bangun, B mengantar kembali anak ini ke ponpes.
B melarang A untuk menceritakan hal tersebut pada siapapun.
A akhirnya menceritakan kasus ini pada seorang IRT di Tuksono. Kabar itu pun sampai ke keluarganya. Orangtua korban lantas melaporkan kasus ini ke Polres Kulon Progo.
“Kasusnya dalam penyelidikan,” kata Jeffry. (Sumber Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Si Dukun Bilang Ada Besi di Perut Gadis Ini, Harus Berhubungan Badan Dengannya Kalau Tidak Meninggal