Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Heboh

Seorang Pria Rela Jual Tanah Hanya untuk Beli Ikan Koi Harga Rp 1 Miliar, Ini Potret Ikan Mahal Itu

pria itu rela membayar RM 300.000, atau Rp 1 M, bahkan ia rela menjual tanahnya demi ikan tersebut.

Editor: Indry Panigoro
(Surya/David Yohanes)
Foto ilustrasi Ikan koi 

Melansir Newsweek pada Rabu (3/11/2021), gadis bernama Parwana Malik ini dijual dengan harga sekitar 2.200 dollar AS (Rp 31 juta).

Kepada CNN, Malik mengatakan khawatir "lelaki tua" yang membelinya akan memukuli dan memaksanya melakukan pekerjaan kasar di rumah.

Terpaksa karena kebutuhan dan konflik Taliban dan Afghanistan 

Ketika ekonomi negara mereka runtuh di tengah pengambilalihan Taliban, keluarganya menjadi tidak mampu membeli kebutuhan apa pun termasuk makanan.

Mereka bertahan hidup dengan bantuan kemanusiaan dan pekerjaan kecil untuk menghasilkan cukup uang yang menyediakan makanan bagi keluarga.

Kakak Malik yang berusia 12 tahun juga sudah dijual kepada seorang pria beberapa bulan sebelum membantu membayar kebutuhan dasar.

Dalam video CNN tersebut Malik diperkenalkan kepada pria itu, gadis kecil itu tampak menolak dan menangis.

Ayahnya mengatakan kepada pria itu untuk "tolong jaga dia" dan memohon padanya untuk tidak memukulnya.

Tapi pria itu mengatakan dia tidak membeli Malik sebagai pengantin, melainkan untuk diurus oleh istrinya sendiri sebagai salah satu anak mereka.

"Dia akan bekerja di rumah saya. Saya tidak akan memukulnya. Saya akan memperlakukannya seperti anggota keluarga. Saya akan bersikap baik," klaim pria itu.

Setelah Taliban secara resmi mengambil alih Afghanistan pada 15 Agustus, keluarga Malik bersama dengan mayoritas warga Afghanistan merasa situasi mereka memburuk.

Ekonomi runtuh beserta kehidupan normal mereka sehari-hari.

"Hari demi hari, jumlah keluarga yang menjual anak-anak mereka semakin meningkat," kata aktivis hak asasi manusia Mohammad Naiem Nazem.

"Kurangnya makanan, kurangnya pekerjaan, membuat keluarga merasa mereka harus melakukan ini."

Ayah Malik, Abdul Malik, mengatakan dia mencoba segalanya untuk menghasilkan uang sehingga dia tidak harus menjual putrinya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved