Berita Bitung
Polisi Pasang Tanda Larangan di Jalan Putus Dekat Perusahan Tambang Emas
Kondisi jalan yang menghubungkan wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara, tepatnya dari Kelurahan Pinasungkulan.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Jalan alternatif itu sudah berada di areal tambang, tepatnya di galian atau pit Alaskar.
Tribunmanado.co.id, yang melintas di arahkan oleh petugas security PT MSM/TTN untuk melalui jalan alternatif tidak boleh ke arah jalan yang longsor.
Jalan yang dilalui tidak seperti jalan aspal yang lonsor, nampak seperti material semen yang basah sehingga muncul percikan hingga menempel di bagian kendaraan yang melinatas.
Nampak, sejumlah motor harus perlahan ketika melintas karena kondisi jalan agak licin, tidak rata dan ada gundungan material seperti semen.
Jalan alternatif ini kini menjadi jalan untuk dilalui dari Kelurahan Pinasungkulan dan sekitarnya, ke arah Desa Pinenek Kecamatan Likupan Timur, Kabupaten Minahasa Utara.
“Tiba-tiba kami terkejut melihat jalan itu sudah longsor,” ujar seorang warga lingkungan II Kelurahan Pinasungkulan.
Menurut warga yang keseharian melintas di jalan yang longsor, pihaknya melihat selain jalan yang ambruk ke bagian bawah, sejumlah tiang listrik juga roboh dan patah.
Sebelum jalan itu ambruk, sudah nampak adanya retak, patahanan hingga pergeseran atau penurunan tanah dibadan jalan sekitar 2 meter dan sempat tidak bisa dilalui kendaraan.
Pasca musibah ini, pihak perusahan PT MSM / TTN langsung bergegas menyediakan jalan alternatif yang berlangsung sampai hari ini.
Pihak perusahan PT MSM/TTN yang di komandani David Sompie Presiden Direktur, melalui Herry Inyo Rumondor Deputy external relation bilang, sampai saat ini pihak terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kota Bitung dan pihak terkait untuk penanganan kedepan.
“Saat ini perusahaan fokus pada penanganan akses jalan agar tidak menghambat aktifitas masyarakat.
Akses jalan dimaksud adalah pengalihan jalan ke area yang sudah dibebaskan PT TTN tidak jauh dari jalan utama yang terputus,” jelas Herry Inyo Rumondor lewat sambungan WA, Selasa (4/1/2022) sore.
Menurutnhya, koordinasi cepat dengan pemerintah kota Bitung sehingga dapat antisipasi sehingga tidak adanya korban jiwa.
Pihaknya juga terus melakukan monitoring kondisi Pit atau galian emas, yang berada tak jauh dari lokasi yang longsor melalui data radar yang terpasang.
Tak hanya masyarakat umum yang terdampak dari longsor, mengakibatkan akses jalan trans Girian Likupang putus, pihaknya juga mengaku menjadi menerima getahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ruas-jalan-nasional-girian-likupang-di-kayuwale-kelurahan-pinasungkulan098.jpg)