Breaking News:

Berita Mitra

Kepala Dinas PMD Arnold Mokosolang Beber Proyeksi APBDes Tahun 2022 di Kabupaten Mitra

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Minahasa Tenggara (Mitra) memastikan jika pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
Kharisma Kuruma/Tribun Manado
Kepala Dinas PMD Mitra, Arnold Mokosolang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Minahasa Tenggara (Mitra) memastikan jika pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) telah berproses.

Teranyar, penggodokan pemanfaatan APBDes telah memasuki tahapan musyawarah desa (Musdes).

Hal ini diungkap Kepala Dinas PMD Mitra, Arnold Mokosolang saat diwawancarai di kantornya.

"Jadi untuk Kabupaten Mitra, sesuai dengan jadwal dari Dinas PMD untuk pemanfaatan APBDes semua desa di Mitra sementara melaksanakan tahapan musyawarah desa berkaitan dengan rancangan APBDes," terangnya.

Ia membeberkan, salah satu persoalan yang diseriusi adalah jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal ini dikarenakan dalam Perpres 104 tahun 2021 Hal penting yang berkaitan dengan pelaksanaan DD antara lain 40 persen untuk BLT.

"Saya sudah instruksi semua desa untuk segera melakukan pendataan, agar bisa segera dipastikan jumlah penerima BLT yang akan dimasukkan selama tahun 2022," bebernya.

Meski begitu, aturan 40 persen tersebut bukan berarti memaksakan untuk dimasukkan orang-orang yang tidak memenuhi kriteria sebagai KPM.

"Jadi fungsi Musdes adalah melakukan pembicaraan juga verifikasi terhadap calon penerima bantuan. Sesuai dengan standar dan mekanisme yang ditentukan," jelas Mokosolang.

"Artinya jangan dipaksakan. Karena dana tersebut jika tak terpakai semua bisa menjadi dana cadangan di desa," tegasnya.

Ditambahkan, selain BLT, ada juga 20 persen untuk pemanfaatan pangan dan hewani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved