Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Google Trend

4 Tragedi Versi Google Year yang Paling Menyita Perhatian di Tahun 2021, Insiden KRI Nanggala-402

Kecelakaan moda transportasi hingga aksi terorisme masih terjadi pada 2021 dan menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan mancanegara.

KOMPAS.com
4 peristiwa yang paling banyak dicari dan berupa tragedi pada 2021 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama tahun 2021, banyak peristiwa yang terjadi dan menyita perhatian publik.

Bahkan peristiwa itu menjadi trending di laman pencarian Google.

Dilansir dari Google Trends, peristiwa nasional yang menjadi trending dan dicari informasinya oleh warga.

Mulai dari yang hal atau peristiwa yang membanggakan hingga memilukan.

7 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Andalan Shin Tae-yong di Piala AFF 2020, Tampil di 8 Pertandingan

Kecelakaan moda transportasi hingga aksi terorisme masih terjadi pada 2021 dan menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan mancanegara.

Google setiap tahunnya membuat Google Year in Search.

Diungkapkan bahwa ada peristiwa-peristiwa yang paling banyak dicari masyarakat lewat Google pada 2021.

4 peristiwa yang paling banyak dicari dan berupa tragedi pada 2021

1. Kecelakaan kapan KRI Nanggala-402

Peristiwa yang paling menyita perhatian adalah kecelakaan kapal selam RI pada April 2021.

Mengutip Kompas.com, 24 April 2021, KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak pada 21 April 2021 saat melakukan latihan. Tiga hari kemudian kapal selam itu dinyatakan subsunk (tenggelam).

Kapal tenggelam dengan membawa 53 awak kapal, terdiri dari 49 anak buah kapal, 1 komandan satuan, dan 3 personel arsenal.

KRI Nanggala 402 diperkirakan jatuh di kedalaman sekitar 600-700 meter dari permukaan laut.

Kapal itu diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari Utara Pulau Bali sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal diduga sempat mengalami black out atau mati listrik sebelum hilang kontak. Hal itu membuat kapal tak terkendali dan tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan.

Melansir Kompas.com, 25 April 2021, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan unsur-unsur TNI Angkatan Laut telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti otentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala.

Temuan-temuan tersebut yakni alat shalat, busa penahan panas, komponen pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, oli untuk melumasi periskop, dan solar.

2. Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Pada awal tahun, kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menyita perhatian masyarakat. 

Diberitakan Kompas.com, 10 Januari 2021, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada 9 Januari 2021.

Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, 7 penumpang anak-anak, dan 3 bayi.

Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi membenarkan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki.

Terdapat sejumlah temuan barang di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Melansir Kompas.com, 1 April 2021, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap pesawat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB.

Menurut investigasi KNKT, throttle diduga bermasalah. Sebelum pesawat terjatuh, throttle atau tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri sempat bergerak mundur.

Kondisi ini terjadi saat pesawat berada di ketinggian 8.150 kaki dan 10.600 kaki. Meski begitu, KNKT belum dapat menyimpulkan apakah kedua throttle pesawat mengalami kerusakan.

3. Ledakan bom di Makassar

Diberitakan Kompas.com, 29 Maret 2021, terjadi peristiwa ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021 pukul 10.28 Wita.

Pastor Wilhelmus Tulak dari Gereja Katedral Makassar menuturkan, ledakan terjadi sesaat setelah ibadah misa kedua digelar.

Saat itu terjadi sirkulasi jemaah misa antara mereka yang sudah selesai lalu pulang, dan mereka yang datang untuk mengikuti jadwal misa selanjutnya.

Wilhelmus menyebutkan, dua orang pelaku pengeboman datang mendekat ke pintu masuk gereja dengan menaiki sepeda motor.

Beruntung, gerak-geriknya sudah dicurigai dan petugas keamanan gereja berhasil mencegahnya masuk.

Akibat kejadian itu, dua orang yang diduga pelaku dilaporkan tewas, serta 20 orang terdiri dari warga, petugas keamanan gereja, dan jemaat mengalami luka akibat ledakan.

Kapolri Jenderal (Pol) Sigit Listyo menyampaikan, ledakan diduga merupakan pengeboman bunuh diri yang menggunakan jenis bom panci.

Menurut Listyo berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan pihaknya, pelaku diketahui merupakan teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

4. Ledakan kilang minyak Pertamina di Balongan Indramayu

Melansir Kompas.com, 15 April 2021, kilang minyak di Balongan, Indramayu, yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional mengalami ledakan dan kebakaran pada 29 Maret 2021 pukul 00.45 WIB.

Menurut investigasi Ombudsman, sempat ada keluhan warga terkait bau menyengat sejak 28 Maret sore. Mereka kemudian melaporkan ke Pertamina, akan tetapi keluhan tidak digubris.

Pertamina menjawab hal itu dengan mengatakan bahwa bau menyengat itu berasal dari pembersihan holding basin.

Pertamina mengungkapkan ledakan terjadi akibat terbakarnya tangki pertalite dengan lokasi di pojok kilang berjumlah 4 tanki atau 7 persen dari total kilang Balongan yang punya 71 tanki. Namun penyebab pastinya belum disampaikan.

Luas area tanki yang terbakar sekitar 2 hektar. Tanki yang pertama kali terbakar adalah tanki 42-T-301-G yang berisi pertalite.

Kemudian api menyebar ke tanki 42-T-301-E, 42-T-301-F, 42-T-301H yang berada dalam satu klaster. Ini terjadi tanggal 29 Maret 2021 pukul 00.57 WIB.

(Sumber: Kompas.com/Yohana Artha Uly, Rindi Nuris Velarosdela, Fitria Chusna Farisa, Luthfia Ayu Azanella, Mela Arnani | Editor: Sari Hardiyanto, Reza Kurnia Darmawan, Bambang P. Jatmiko, Rindi Nuris Velarosdela, Bayu Galih, Rendika Ferri Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Tragedi yang Menyita Perhatian Versi Google Year in Search 2021

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved