Digital Activity
Catatan Akhir Tahun Semangat Anti Korupsi di Sulut
Talk Show yang dipandu host Aswin Lumintang menghadirkan Narasumber Jhon Dumais, Ketua GAK Sulut dan Risat Sanger Ketua GTI Sulut.
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Catatan Akhir Tahun Semangat Anti Korupsi di Sulut menjadi tema Talk Show Tribun Baku Dapa, Rabu (29/12/2021).
Talk Show yang dipandu host Aswin Lumintang menghadirkan Narasumber Jhon Dumais, Ketua GAK Sulut dan Risat Sanger Ketua GTI Sulut.
Pada kesempatannya Jhon Dumais, Ketua GAK Sulut mengutarakan pendapatnya tentang penanganan korupsi.
Dia menyebut bicara korupsi berarti bicara hak dan kewajiban.
"Nah yang paling penting, catatan sepanjang tahun ada beberapa hal yang kami catat sesuai data. Yang mana faktor yang mempengaruhi korupsi adalah kepemimpinan dan leadership yang kuat.
Karena bisa membawa sejauh mana penegakan, supremasi hukum atau tingkat partisipasi publik itu menentukan," ungkapnya.
Artinya, lanjut Jhon Dumais, jika melihat kondisi hari ini, dengan berbagai prestasi, pertumbuhan ekonomi, Sulut berada di posisi 10 besar.
Kuartel pertama, kedua sampai ketiga atau Januari Maret, Sulut masuk 10 besar.
Bahkan di kuartel kedua sempat tertinggi sesudah DKI. Sekalipun masa pandemi.
Bicara data kita masuk 3 provinsi yang lakukan ekspoer pertanian terbesar.
"Artinya di sini faktor kepemimpinan yang kuat. Dengan kepemimpinan yang kuat, ada dua yang kami catat.
BPK dan KPK memberikan apresiasi terkait perizinan pertambangan itu diberikan pengakuan oleh KPK bahwa kita nomor dua terbaik di Indonesia.
Yang kedua MCP Monitoring sistem preventif, Sulut masuk nomor 5 terbaik," terangnya.
Untuk itu, kalau hari-hari ini, bicara betul ada korupsi ada pelanggaran mari dibawa itu berdasarkan sistem yang berlaku.
"Kalu kita punya data mari kita bicara," sambung Jhon Dumais.