Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sains

Kisah Gatotkaca Mati saat Perang Kurusetra, Ramai Penemuan Kerangka Raksasa 28 Meter, Ini Faktanya

Cerita kematian Gatotkaca menjadi perhatian dengan penemuan kerangka sepanjang 28 meter. Ini faktanya.

Editor: Frandi Piring
via Intisari
Kisah Gatot Kaca Mati saat Perang Kurusetra, Ramai Penemuan Kerangka Raksasa 28 Meter. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah Gatot Kaca, si raksasa yang melagenda di Indonesia.

Cerita kematian Gatotkaca menjadi perhatian dengan penemuan kerangka sepanjang 28 meter.

Kerangka raksasa itu dianggap kerangka Gatotkaca.

Bagaimana faktanya?

Sebegai informasi, sesuai dengan epos Mahabharata, adalah putra dari Bima dan Hidimbi.

Sang ibu menurunkan darah raksasa sehingga Gatotkaca menjadi setengah raksasa.

Gatotkaca digambarkan kalah

Hal ini memberinya banyak kekuatan magis yang membuatnya menjadi pejuang penting dalam perang Kurusetra, klimaks dari cerita.

Pada tahun 2013, ramai sebuah kerangka raksasa dibagikan di media sosial dengan klaim sebagai kerangka Gatot Kaca.

Namun setelah dikroscek, ternyata foto yang ramai itu merupakan karya seni seorang seniman Italia.

Menurut situs web Atlas Obscura:

“Dibuat oleh Gino De Dominicis, patung kerangka raksasa ini dipajang di Milan's Palazzo Reale pada tahun 2007."

"Dinamakan "Calamita Cosmica," atau "Cosmic Magnet", patung ini memiliki panjang 28 meter dan berat sekitar delapan ton."

"Seniman menyelesaikan pekerjaan ini tidak lama sebelum kematiannya."

Dominicis meninggal pada tahun 1998.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved