Virus Corona
24 Jam 12.133 Warga Inggris Terinfeksi Omicron, Terdata Sudah 37.101 Kasus
Kasus Corona varian Omicron semakin mengkhawatirkan pemerintah dan masyarakat Inggris.
TRIBUNMANADO.CO.ID, INGGRIS - Kasus Corona varian Omicron semakin mengkhawatirkan pemerintah dan masyarakat Inggris.
Inggris melaporkan lebih dari 12.000 kasus terkonfirmasi lebih lanjut terkait varian Omicron, Minggu (19/12/2021).
Badan Pengawas Kesehatan Inggris (HSA) menulis di Twitter, ada 12.133 kasus tambahan varian Omicron, yang dikonfirmasi selama 24 jam terakhir.
Mengutip Reuters, dengan laporan ini, total kasus yang dikonfirmasi di Inggris menjadi 37.101.
CTV News melaporkan, menurut HSA, kasus Omicron berlipat ganda dalam waktu kurang dari dua hari di semua wilayah Inggris.

Varian ini diperkirakan telah menyumbang lebih dari 80 persen kasus baru di London.
Kini, Inggris berlomba untuk mendapatkan vaksin booster ke dalam senjata untuk melawan peningkatan infeksi yang cepat.
Melansir laman resmi pemerintah Inggris, gov.uk, Johnson mengaku tidak punya pilihan selain memberlakukan "Rencana B" sementara program vaksin booster diluncurkan.
Johnson memerintahkan warga bekerja dari rumah, memakai masker di tempat-tempat umum, dan memberlakukan sertifikat vaksin.
"Sementara gambarannya mungkin menjadi lebih baik, dan saya sangat berharap itu akan terjadi, kita tahu bahwa logika pertumbuhan eksponensial dapat meningkatkan rawat inap dan kematian," kata Johnson dalam konferensi pers, pada Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Kronologi 14 Pemuda Rudapaksa Seorang Gadis Remaja di Aceh, Pelaku Beraksi Pukul 23.50 WIB
Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor 18 Tahun Tewas di Tempat, CBR Oleng ke Kanan Lalu Menabrak Truk
Kematian pertama pasien Omicron
Pada Senin (13/12/2021) kemarin, Perdana Menteri Boris Johnson melaporkan setidaknya ada satu orang meninggal setelah tertular varian Omicron.
Melansir Reuters,pemerintah Inggris tidak memberikan rincian tentang kematian.
Tidak jelas apakah pasien meninggal itu sudah divaksinasi atau memiliki komorbid yang mendasarinya.
Baca juga: Aurel Hermansyah Ingin Liburan ke Luar Negeri Saat Hamil Tua, Dokter Ingatkan Hal Penting Ini
"Sayangnya setidaknya satu pasien kini telah dipastikan meninggal dengan Omicron," kata Johnson kepada wartawan di pusat vaksinasi di London.