Breaking News:

Sulawesi Utara

Wagub Sulut Steven Kandouw Basuh Kaki Ibunya, Ikut Retreat Calon Pelsus GMIM Bukit Moria Rike

Prosesi basuh kaki merupakan satu di antara momen kegiatan retreat Calon Pelayan Khusus Jemaat GMIM Bukit Moria Rike, Jumat (17/12/2021) malam.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
Foto IST/ FB Steven Kandouw
Wakil Gubernur, Steven Kandouw membasuh kaki ibunya, Matilda Kandouw Lompoliu. Prosesi basuh kaki merupakan satu di antara momen kegiatan retreat Calon Pelayan Khusus Jemaat GMIM Bukit Moria Rike, Jumat (17/12/2021) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw membasuh kaki ibunya, Matilda Kandouw Lompoliu.

Prosesi basuh kaki merupakan satu di antara momen kegiatan retreat Calon Pelayan Khusus Jemaat GMIM Bukit Moria Rike, Jumat (17/12/2021) malam.

Steven Kandouw merupakan satu di antara Pelayan Khusus terpilih untuk melayani di GMIM Bukit Moria Rike Periode 2022-2026. Ia dipercaya menjadi Penatua (Pnt) Kolom 29.

Momen itu pun cukup mengharukan pun terlihat saat Pnt Steven Kandouw membasuh kaki ibunda tercinta.

Sang ibunda duduk di kursi, Steven Kandouw pun bersimpuh, memegang kaki ibunya, kemudian membasuhnya dengan air.

Prosesi ini merupakan simbol pelayanan yang diajarkan Yesus Kristus. Momen ini diambil kala Yesus dikisahkan dalam Alkitab membasuh kaki murid-murid-Nya.

Usai prosesi retreat Penatua Steven Kandouw menggungah status akun media sosial Facebook miliknya

"Tanpa Tuhan, kehidupan tidak memiliki tujuan. Tanpa tujuan, hidup tidak memiliki makna. Tanpa makna, kehidupan tidak memiliki harapan."

"Selamat & tetap semangat dalam melayani Tuhan."

Demikian unggahan status mantan Ketua DPRD Sulut itu.

Adapun sesuai rencana dijadwalkan pelaksanaan Peneguhan Pelsus dilaksanakan pada Senin (20/12/2021).

Sebelumnya, setelah terpilih pada Oktober lalu, Pnt Steven OE Kandouw menerima tugas sebagai Pelayan Tuhan di Jemaat GMIM Bukit Moria Rike.

Usai terpilih Pnt Steven Kandouw yang didampingi istri tercinta dr Kartika Devi Kandouw-Tanos menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan tugas pelayanan.

Ini dituangkan pada surat pernyataan yang ditulisnya sekaligus dibacakan pasca dirinya terpilih.

"Saya berjanji akan senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menaati Tata Gereja GMIM tahun 2022-2026 dan peraturan peraturan serta ketentuan lainnya," kata dia. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved