Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lawan Covid19

Angka Kematian Covid-19 Nasional Naik, Pemerintah Ingatkan Omicron Berbahaya Meski Sudah Vaksin

Update terbaru terkait pandemi global dan nasional kembali disampaikan oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi,

Editor: Rhendi Umar
Youtube Kementrian Kesehatan
Jubir Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi Sebut 2 Persen Pelaku Perjalanan Internasional Positif COvid-19 saat masuk Indonesia (Youtube Kementerian Kesehatan RI) Sabtu (10/9/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Update terbaru terkait pandemi global dan nasional kembali disampaikan oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi,

Saat ini kata Nadia, di tingkat global masih dalam situasi gelombang ketiga dan keempat.

Namun, beberapa negara sudah mulai menunjukkan penurunan kasus baru mingguan.

"Kita ketahui berdasarkan laporan WHO terjadi penurunan kasus mingguan sebanyak 5 persen. Dan kematian turun sebanyak 10 persen," ungkapnya pada kanal YouTube Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) -KPCPEN, Rabu (15/12/2021).

Sehingga sampai saat ini tercata total lebih dari 268 juta kasus Covid-19 dengan 5,2 juta kematian. Saat ini Afrika mengalami peningkatan sangat tajam. 

Yaitu sebesar 111 persen dan mungkin berkaitan dengan kemunculan varian Omicorn di sana. Ada pun negara yang melaporkan kasus tertinggi adalah Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Perancis dan Rusia.

Untuk cakupan vaksinasi, ini juga masih bervariasi. Terutama untuk negara Afrika terhitung masih rendah dbandingkan negara lainnya. Nadia pun menyampaikan situasi di Indonesia terjadi penurunan kasus baru mingguan sebesar 17 persen. 

"Walau terjadi peningkatan kematian 14 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Artinya kita harus lebih waspada untuk melakukan deteksi lebih dini," tambahnya.

Baca juga: Omicron: Seperti apa dan bagaimana asal muasal varian Covid yang menyebar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi

Iklan untuk Anda: Lihat! Ternyata ini adalah musuh diabetes terbesar!
Advertisement by

Di sisi lain testing rate dan positivity rate serta penggunaan tempat tidur Covid-19 menurut Nadia masih dalam level aman. Namun Nadia masih tetap menegaskan masyarakat untuk taat protokol kesehatan.

"Kita tentu harus tetap waspada dan bersiap, jika gelombang berikutya muncul. Sejauh ini dari hasil sekuensing nasional, kita belum menemukan kasus omicorn di negara kita ini," pungkasnya.

Ada Potensi Reinfeksi Varian Omicron Meski Sudah Vaksin, Tapi Jangan Khawatir

Varian Omicorn kini menyita banyak perhatian warga dunia.

Terutama dengan karakteristiknya yang sangat memungkinkan untuk memunculkan gelombang Covid-19 di berbagai negara.Badan Organisasi Dunia atau WHO melaporkan pertanggal 15 desember 2021, sudah ada 76 negara yang melaporkan telah menemukan kasus Omicorn.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved