Berita Manado
Antisipasi Lonjakan Penumpang pada Libur Natal dan Tahun Baru, KSOP Manado Dapat Bantuan 3 Kapal
Untuk mendukung pengawasan tersebut, maka dibentuk posko pengawasan yang berlaku pada 17 Desember 2021-2 Januari 2022.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado akan mulai melakukan pengawasan lebih ketat di Pelabuhan pada Jumat (17/12/2021).
Untuk mendukung pengawasan tersebut, maka dibentuk posko pengawasan yang berlaku pada 17 Desember 2021-2 Januari 2022.
Dalam posko gabungan beberapa instansi tersebut ada 18 personel yang diperkirakan terlibat di dalamnya.
Para petugas yang berjaga di posko memiliki tugas mengawasi semua kegiatan di pelabuhan mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga bongkar muat barang.
"KSOP yang menjadi koordinator dan memiliki kewenangan penuh untuk mengawasi semua aktivitas di pelabuhan," ujar Kepala Distrik Navigasi Kelas I Manado-Bitung, Bambang Gunawan, Kamis (15/12/2021).
Terkait kesiapan kapal, KSOP Manado juga sudah melakukan ramp check kepada seluruh kapal yang berlayar dari Pelabuhan Manado dan semua sudah dalam keadaan siap berlayar.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang KSOP Manado juga mendapat bantuan dari Distrik Navigasi Kelas I Manado-Bitung yaitu KN Miangas.
Di sisi lain, KSOP Manado juga mendapat dua kapal bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktoral Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Ditlala).
"Ada dua kapal bantuan dari pemerintah pusat yaitu KM Sabuk Nusantara 69 dan KM Sabuk Nusantara 70 untuk melayani tiga rute kepulauan di Sulut," tambah Syahbandar Pelabuhan Manado, R Sadeli.
KSOP Manado memperkirakan adanya puncak arus mudik pada 20 Desember-24 Desember 2021.
Dua kapal bantuan tersebut akan melayani perjalanan pada 20 Desember-23 Desember 2021.
"Yang biasanya perjalanan dilayani oleh kapal penumpang swasta kini bisa dilayani oleh kapal penumpang perintis tetapi tidak mengikuti rute-rute kapal perintis," kata Sadeli.
Sadeli juga memperingatkan agar pelayaran kapal lebih berhati-hati karena adanya cuaca ekstrem.
KSOP Manado meminta meskipun kapal sudah penuh penumpang, jika terjadi cuaca ekstrem jangan memaksa untuk tetap berlayar.
Sejauh ini, ketika KSOP Manado melarang kapal berlayar di tengah cuaca ekstrem tidak ada yang protes.