Utang Luar Negeri Indonesia
Meski Alami Penurunan, Utang Luar Negeri Indonesia Masih Ada Rp 6.000 Triliun
Terkait utang luar negeri Indonesia per oktober 2021. Diketahui utang Indonesia mengalami penurunan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait utang luar negeri Indonesia per oktober 2021.
Diketahui utang Indonesia mengalami penurunan dibanding september 2021.
Namun walaupun menurun utang luar negeri Indonesia masih 6.000 Triliun.
Baca juga: Rayakan Ulang Tahun Pernikahan, Kalina Ocktaranny dan Vicky Prasetyo Pamer Potret Keluarga Bahagia
Baca juga: Kecelakaan Tadi Pukul 12.15 WIB, Seorang Pelajar Kritis Usai Motor Tabrakan Adu Banteng dengan Truk
Baca juga: Puluhan Anak di Bitung Ikut Vaksinasi Massal yang Dilakukan BIN, Chimsu Rilisia: Tidak Takut
Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2021 menurun dibandingkan September lalu.
Berdasarkan laporan Bank Indonesia utang luar negeri Indonesia pada September 2021 mencapai 423,8 miliar dolar AS.
Hingga akhir Oktober 2021, tercatat utang luar negeri Indonesia sebesar 422,3 miliar dolar AS.
Angka tersebut setara Rp 6.049 triliun dengan asumsi kurs Rp14.326 per dollar AS.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono mengatakan, perkembangan tersebut karena penurunan posisi ULN Pemerintah dan sektor swasta.
Secara tahunan, posisi ULN Oktober 2021 tumbuh 2,2 persen (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ULN bulan sebelumnya sebesar 3,8 persen (yoy).
Untuk utang luar negeri Pemerintah, tumbuh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada bulan Oktober 2021, posisi ULN Pemerintah tercatat sebesar 204,9 miliar dolar AS, lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya sebesar 205,5 miliar dolar AS.
Hal inilah yang mengakibatkan perlambatan pertumbuhan ULN Pemerintah menjadi sebesar 2,5 persen (yoy) dibandingkan dengan 4,1 persen (yoy) pada bulan September 2021.
“Penurunan posisi ULN tersebut terjadi seiring dengan beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman yang jatuh tempo di bulan Oktober 2021,” jelas Erwin dalam keterangannya dikutip Rabu, (15/12/2021).
“Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel,” sambungnya.
Sama halnya dengan ULN Pemerintah, ULN swasta juga mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bank-indonesia23_20160909_110728.jpg)