Gunung Semeru Erupsi
Cerita Wanita Hamil 9 Bulan Lari Selamatkan Diri Dikejar Awan Panas Erupsi Semeru, Begini Kondisinya
Wanita muda yang sedang hamil 9 bulan. Ia berlari sejauh belasan kilometer meski sudah hampir waktu melahirkan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cerita wanita hamil 9 bulan saat menyelamatkan diri dari terjangan awan asap panas Gunung Semeru.
Diketahui erupsi Gunung Semeru kembali dirasakan warga Dusun Curah Kobokan dan Dusun Kajar Kuning, Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Minggu (5/12/2021) sekira pukul 09.54 WIB.
Situasi mencekam membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri diri.
Termasuk wanita muda yang sedang hamil 9 bulan. Ia berlari meski sudah jelang persalinan.
Pagi itu, langit tiba-tiba mendung dan terlihat menutupi puncak Gunung Semeru.
Tak lama kemudian turun hujan abu dengan intensitas sedang pun turun.
Merasakan tanda erupsi itu, petugas gabungan di lapangan meminta warga untuk cepat meninggalkan dusun.
"Gunung Semeru erupsi kembali. Warga panik berlarian keluar rumah," kata, seorang warga Nijah (57).
Warga mayoritas menyelamatkan diri dengan kendaraannya masing-masing.
Mereka memacu kencang kendaraannya khawatir awan panas guguran kembali menyapu dusun.
Warga lain, ikut menumpang mobil evakuasi milik polisi, TNI, relawan dan ambulans puskesmas setempat.
Nijah bersama empat anggota keluarganya menumpang mobil ambulans.
Nijah dibawa ke tempat pengungsian Balai Desa Penanggal.
Turun dari mobil, tangis keluarga Nijah pecah.