Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Banjir Rob di Pesisir Teluk Manado, Nelayan Parkirkan Perahu di Pinggir Jalan Kawasan Megamas

Pesisir Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) kembali diterjang ombak tinggi dan kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
Isvara Savitri/Tribun Manado
Petugas dan nelayan gotong royong angkat perahu dan bersihkan material yang dibawa air di Kawasan Megamas, Manado, Sulut, Rabu (8/12/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pesisir Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) kembali diterjang ombak tinggi dan kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob, Selasa (7/12/2021).

Menurut Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut banjir rob di Manado ini juga disebabkan adanya fenomena letak bulan berada paling dekat dengan bumi saat ini.

Banjir rob di Manado menyebabkan banyak aktivitas di pesisir Manado terganggu.

Para nelayan harus menaikkan perahu hingga ke jalan karena sudah tidak mungkin ditambatkan di pinggir pantai.

Menurut keterangan salah satu nelayan di Kawasan Megamas, ada sekitar 30 perahu yang dinaikkan ke daratan.

"Nelayan juga sudah tidak melaut selama seminggu karena kondisi laut tidak memungkinkan," ujarnya, Rabu (8/12/2021).

Selain perahu, barang-barang milik nelayan lainnya juga banyak yang rusak.

Hingga Selasa pagi, petugas di Kawasan Megamas dan beberapa nelayan berusaha mengangkat perahu ke pinggir pantai lagi

Selain itu ombak tinggi dan banjir rob juga membawa banyak material ke daratan seperti batu, kayu, dan sampah.

Bahkan material-material tersebut menutupi akses di Jangkar Sandar yang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit warga Kota Manado.

Selain membersihkan jalan, petugas juga membersihkan material di Jangkar Sandar agar bisa segera beroperasi kembali.

"Terjangan air memang kencang, kami usahakan agar bisa selesai berbenah hari ini agar Jangkar Sandar juga bisa beroperasi hari ini," kata Direktur PT Mega Jasakelola Pengelola Kawasan Megamas Manado, Chaterina Rieuwpassa.

Meski begitu menurut salah seorang petugas kebersihan, banjir rob kali ini tidak separah awal tahun 2021.

"Kami bersih-bersih sudah sejak pukul 05.00 Wita dan sekarang sudah agak bersih, semoga bisa selesai dalam sehari," kata petugas tersebut.

Saat banjir rob di awal tahun 2021, petugas bisa membersihkan material selama seminggu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved