Berita Manado
Banjir Rob di Pesisir Teluk Manado, Nelayan Parkirkan Perahu di Pinggir Jalan Kawasan Megamas
Pesisir Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) kembali diterjang ombak tinggi dan kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pesisir Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) kembali diterjang ombak tinggi dan kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob, Selasa (7/12/2021).
Menurut Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut banjir rob di Manado ini juga disebabkan adanya fenomena letak bulan berada paling dekat dengan bumi saat ini.
Banjir rob di Manado menyebabkan banyak aktivitas di pesisir Manado terganggu.
Para nelayan harus menaikkan perahu hingga ke jalan karena sudah tidak mungkin ditambatkan di pinggir pantai.
Menurut keterangan salah satu nelayan di Kawasan Megamas, ada sekitar 30 perahu yang dinaikkan ke daratan.
"Nelayan juga sudah tidak melaut selama seminggu karena kondisi laut tidak memungkinkan," ujarnya, Rabu (8/12/2021).
Selain perahu, barang-barang milik nelayan lainnya juga banyak yang rusak.
Hingga Selasa pagi, petugas di Kawasan Megamas dan beberapa nelayan berusaha mengangkat perahu ke pinggir pantai lagi
Selain itu ombak tinggi dan banjir rob juga membawa banyak material ke daratan seperti batu, kayu, dan sampah.
Bahkan material-material tersebut menutupi akses di Jangkar Sandar yang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit warga Kota Manado.
Selain membersihkan jalan, petugas juga membersihkan material di Jangkar Sandar agar bisa segera beroperasi kembali.
"Terjangan air memang kencang, kami usahakan agar bisa selesai berbenah hari ini agar Jangkar Sandar juga bisa beroperasi hari ini," kata Direktur PT Mega Jasakelola Pengelola Kawasan Megamas Manado, Chaterina Rieuwpassa.
Meski begitu menurut salah seorang petugas kebersihan, banjir rob kali ini tidak separah awal tahun 2021.
"Kami bersih-bersih sudah sejak pukul 05.00 Wita dan sekarang sudah agak bersih, semoga bisa selesai dalam sehari," kata petugas tersebut.
Saat banjir rob di awal tahun 2021, petugas bisa membersihkan material selama seminggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Petugas-dan-nelayan-gotong-royong-angkat-perahu-dan-bersihkankjhkjkjhkhjk.jpg)