Breaking News:

Berita Manado

PPKM Buat Usaha Kembang Api Potensi Merugi, Ini Jurus Para Pedagang di Manado

Adri penjual kembang api di Pasar 45 Manado mengatakan, jualannya tak seramai tahun sebelumnya.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Pedagang kembang api pasar 45 Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Para pedagang kembang api di kota Manado, Provinsi Sulut berjudi dengan nasib.

Mereka menjajakkan kembang api di tengah masa pembatasan dan jelang pemberlakuan PPKM level 3.

Adri penjual kembang api di Pasar 45 Manado mengatakan, jualannya tak seramai tahun sebelumnya.

"Kalau dahulu meski Covid masih lumayan laku, kali ini tidak lagi," kata dia Minggu (4/12/2021).

Sebut dia, yang laku hanyalah kembang api untuk anak anak. Kembang api yang besar sulit laku.

"Sampai saat ini kembang api yang besar sulit laku," kata dia.

Ia mengaku tak bisa menerka hasil penjualannya, akan untung atau buntung. 

Pasalnya kembang api biasanya laku pada tanggal 20 Desember ke atas dan sialnya ada PPKM mulai tanggal 24 Desember 2021.

"Saya tak tahu, pokoknya jual saja, jika tidak laku ya kembalikan," katanya.

Resiko rugi diakalinya dengan skema minta barang. Barang hanya dibeli setengah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved