Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Kamis 2 Desember 2021, BMKG: Wilayah Ini Alami Cuaca Ekstrem Hujan Lebat

Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah.

Facebook BMKG Sulawesi Utara
Peringatan Dini Kamis 2 Desember 2021, BMKG: Wilayah Ini yang Alami Cuaca Ekstrem Hujan Lebat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah.

Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

BMKG telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Diklat Pim II Syarat untuk Pegang Jabatan Eselon II, Begini Penjelasan Sekkot Tomohon

Baca juga: Sosok Lucy Maywati Ibu Kandung Vanessa Angel, Dipuji Cantik dan Mirip Sang Anak

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG menyebutkan, siklon tropis “NYATOH” terpantau di Samudra Pasifik sebelah utara Papua dengan tekanan terendah 1000 mb dan kecepatan angin maksimum 35 knot, yang bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia.

Sistem ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Samudra Pasifik utara Papua.

Bibit Siklon Tropis 94W terpantau di Teluk Thailand yang membentuk daerah konvergensi, yang memanjang dari dari Teluk Thailand hingga Thailand yang mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sistem ini juga menginduksi kecepatan angin di sekitarnya (low level jet) hingga mencapai lebih dari 25 knot, yakni di Thailand dan darin Teluk Thailand hingga Laut Andaman, yang mampu meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang di sekitar wilayah low level jet tersebut.

Bibit Siklon Tropis 92S terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari perairan barat Bengkulu hingga perairan barat Banten dan di Samudra Hindia barat daya Banten.

Sirkulasi Siklonik terpantau di perairan utara Bali yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Kalimantan Tengah bagian selatan hingga Laut Jawa bagian Timur, dan dari Bali hingga Jawa Timur.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara, dari Kalimantan Timur bagian selatan hingga Selat Karimata, dari Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tenggara, dari Laut Sulawesi hingga Sulawesi bagian Utara, dari Maluku Utara hingga perairan utara Papua Barat, dari Maluku hingga Papua Barat, dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Siklon Tropis, Bibit Siklon Tropis, sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved