Breaking News:

Berita Tomohon

Diklat Pim II Syarat untuk Pegang Jabatan Eselon II, Begini Penjelasan Sekkot Tomohon

Dibawa Caroll Wenny pun dipastikan tak ada lagi istilah birokrasi kutu loncat sebagaimana yang terjadi saat ini.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Hesly Marentek/Tribun Manado
Sekkot Tomohon Edwin Roring 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -Pemerintah Kota Tomohon dibawa kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut terus melakukan penataan.

Termasuk di lingkup birokrasi. Dibawa Caroll Wenny pun dipastikan tak ada lagi istilah birokrasi kutu loncat sebagaimana yang terjadi saat ini.

Yang mana saat ini masih ada sejumlah ASN yang sudah menduduki jabatan Struktural eselon II, namun ternyata belum mengikuti Diklat Pim II.

Sekretaris Kota Tomohon Edwin Roring pun menyatakan kedepan nanti setiap pejabat eselon II wajib mengikuti dan lulus Pim II.

"Sekarang pejabat eselon II wajib ikut Diklat Pim II," tegasnya saat diwawancarai di Mall Pelayanan Publik Pemkot Tomohon, Rabu (1/12/2021).

"Kalaupun sudah duduk di eselon II kedepanya tetap harus ikut," sambungnya.

Edwin Roring juga secara tegas menyatakan bakal meninjau Pejabat Eselon II yang kompetensinya ternyata sekelas eselon III

"Saat ini Pak Wali Kota sudah melihat kompetensi pejabat eselon II. Yang jelek disitu kalau sudah duduk di eselon II, tapi kompetensinya eselon III. Nah itu parah," tukasnya.

Diketahui di Kota Tomohon sendiri terdapat kurang lebih ada 14 pejabat eselon II yang belum mengikuti diklat Pim II.

Hal ini pun turut diakui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tomohon Josias Makalew dalam wawancara beberapa waktu lalu.

"Memang sejauh ini ada 14 Pejabat Eselon II," akunya.

Adapun alasan belum ikut Diklat Pim menurutnya dikarenakan persiapan waktu dan anggaran.

"Persoalannya kalau ada persediaan waktu dan anggaran baru dilaksanakan PIM. Kan diklatnya tidak ada dan anggarannya juga tidak ada," ungkap Josias Makalew seraya menyebut adanya pandemi sangat berpengaruh.

"Kan lalu sebetulnya sudah mau ikut. Tapi karena ada pandemi, sehingga batal," tandas Josias Makalew. (hem)

Baca juga: Premium Tak Lagi Masuk ke Sitaro, Digantikan Pertalite

Baca juga: PPPA Sulut Kampanyekan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan di Boltim

Baca juga: Sosok Lucy Maywati Ibu Kandung Vanessa Angel, Dipuji Cantik dan Mirip Sang Anak

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved