Breaking News:

Berita Sitaro

Musim Penghujan, Pemkab Sitaro Keluarkan Surat Himbauan, Berikut Isinya

Menyikapi adanya perubahan cuaca ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro mengeluarkan surat yang bersifat himbauan kepada jajaran pemerintah daerah

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Octavian Hermanses/Tribun manado
Aktivitas nelayan menjadi salah satu pokok himbauan untuk mewaspadai perubahan cuaca saat ini. Tampak perahu-perahu nelayan yang ada di wilayah Kampung Pehe Kecamatan Siau Barat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sebagian daerah di Indonesia mulai turun hujan dengan intensitas beragam.

Kondisi ini pun berlaku di wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang menunjukan peningkatan intensitas hujan.

Menyikapi adanya perubahan cuaca ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro mengeluarkan surat yang bersifat himbauan kepada jajaran pemerintah daerah termasuk seluruh stakeholder yang ada hingga masyarakat umum.

Surat tersebut disampaikan menyusul adanya prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara sejak awal November ini.

Dalam surat yang ditandatangani Staf Ahli Bupati, Juliany Kumaat itu, pemerintah daerah mengimbau agar semua pihak bisa mengantisipasi perubahan cuaca saat ini yang berpotensi menimbulkan dampak bencana alam.

"Bagi masyarakat yang bermukim di bantaran-bantaran kali dan lereng-lereng/perbukitan diminta untuk waspada dengan cuaca yang ada," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sitaro, Gandawari Mulalinda, Senin (29/11/2021).

"Bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dihimbau agar sebelum melaut dapat mempertimbangkan kondisi cuaca. Untuk menghindari terjadinya banjir, dihimbau kepada masyarakat untuk membersihkan selokan atau saluran-saluran air yang ada," lanjutnya.

"Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, diharapkan agar selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan. Untuk para Camat diharapkan dapat meneruskan himbauan ini kepada masyarakat melalui aparat pemerintah Kelurahan dan Kampung," timpalnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini tujuh harian untuk wilayah Sulawesi Utara.

Peringatan dini itu disampaikan menyusul perubahan cuaca yang saat ini terjadi di wilayah Sulawesi Utara dengan intensitas curah hujan yang menunjukan peningkatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved