DIGITAL ACTIVITY
Wawancara Singkat Uztad Maulana Abdul Malik Pimpinan Islamic Soccer School Kotamobagu
Wawancara khusus dalam program Tribun Komunitas terhadap Uztad Maulana Abdul Malik Pendiri sekaligus Pimpinan Islamic Soccer School Kota Kotamobagu
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tribun Manado melakukan wawancara khusus dalam program Tribun Komunitas terhadap Uztad Maulana Abdul Malik Pendiri sekaligus Pimpinan Islamic Soccer School Kota Kotamobagu, berikut perbincangan Tribun Manado dengan Uztad Maulana.
Apa itu Islamic Soccer School Al Hasanain?
Islamic itu kan islam, sedangkan soccer school adalah sekolahnya, sedangkan Al Hasanain itu adalah yayasan yang saya buat yang menaungi satu sekolah yakni MTS yang dibawahi langsung Departemen Agama.
Sedangkan Islamic Soccer School itu skillnya, dimana kegiatan sepak bola bukan sekedar ekstrakurikuler, melainkan memang sebuah kegiatan wajib bagi para siswa disini. Jadi, Islamic Soccer School Al Hasanain adalah sekolah sepak bola berbasis islam di Sekolah MTS Madrasah Tsanawiyah Al Hasanain.
Awalnya sekolah khusus sepak bola ini dibuat bagaimana uztad?
Jadi awalanya saya berencana untuk membuat sebuah pondok pesantren, namun karena melihat antusias anak-anak di Kota Kotamobagu terhadap sepak bola cukup tinggi, sehingga ada beberapa kenalan yang juga seorang atlit sepak bola menyarankan saya untuk membuka juga sekolah sepak bola.
Dan Alhamdulillah perlahan-lahan, sekolah pondok pesantren yang akhinya berdiri yaitu Sekolah MTS Madrasah Tsanawiyah Al Hasanain sekaligus juga sebagai sekolah sepak bola.
Tapi untuk mendirikan sekolah ini perjuangannya tidak mudah, dimana saya harus menjual tap untuk memiliki modal buat usaha. Pernah jualan stiker, kerupuk dan cuci mobil, sehingga dari situlah modal untuk saya bisa mendirikan sekolah. Juga ada bantuan dari para kenalan.
Kemudian ada istilah Ngaji Io, Bola Io itu dari mana uztad?
Seiring berjalannya waktu, saya memperhatikan kehidupan anak-anak secara umum setelah selesai jam sekolah langsung bermain bola, yang mana pola itu menurut saya tidak benar.
Sehingga di sekolah Islamic Soccer School Al Hasanain ini, para siswa nya harus memiliki agenda yang teratur dimana ada ngaji, belajar dan sepak bola.
Dari situlah muncul istilah Ngaji io, Bola io yang berasal dari statement masyarakat yang mengatakan bahwa para siswa di sekolah saya itu jago main bola juga tidak ketinggalan mengaji.
Berarti para siswa di Islamic Soccer School Al Hasanain ini rutin mengaji juga uztad?
Jadi sekolah ini ada dua izin, yang pertama ada izin pondok pesantren dan izin Sekolah MTS Madrasah Tsanawiyah Al Hasanain. Sehingga pada saat menerima ijazah bakal ada dua, yakni ijazah pondok pesantren dan ijazah formal.
Di sekolah ini kami menerapkan sistem asrama, hal itu agar kami mudah untuk mengontrol para siswa mulai dari bangun pagi dari pukul 3.00 Wita, kemudian Solat Tahajud, sambung dengan baca Yasin sambil menggu Solat Subuh di pukul 4.00 Wita, setelah itu mereka ngaji lagi sampai pikul 6.00 Wita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/uztad-maulana-abdul-malik-saat-diwawancarai-tribun-manadogjhjhgj.jpg)