Berita Terkini

Jawaban Kemenkeu Terkait Kapan Pengumuman Tarif Cukai Rokok, Lihat Aspek Ketenagakerjaan

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Askolani mengatakan, penetapan tarif cukai rokok tahun 2022 masih dalam tahap pembahasan internal.

Kontan.co.id/ Muradi
Jawaban Kemenkeu Terkait Kapan Pengumuman Tarif Cukai Rokok, Lihat Aspek Ketenagakerjaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rencana pemerintah menaikkan tarif cukai rokok yang akan diumumkan di akhir tahun ini mendapat sorotan dari banyak kalangan.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi mengatakan, pemerintah diharapkan tidak membuat kebijakan yang justru memperkeruh keadaan.

Pemerintah, menurut dia, semestinya memberikan perlindungan kepada industri padat karya seperti Sigaret Kretek Tangan (SKT) untuk tetap bisa bertahan demi perlindungan tenaga kerja.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menaikkan tarif cukai rokok untuk tahun 2022.

Sayangnya, pengumuman tarif cukai ini belum ditentukan tanggalnya.

Bisa Merusak Organ Pernapasan, Ini Cara Ampuh Obati Radang Paru-paru dengan Obat dan Tindakan Medis

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Askolani mengatakan, penetapan tarif cukai rokok tahun 2022 masih dalam tahap pembahasan internal.

Padahal, semula pengumuman tarif cukai rokok bakal diumumkan pada Oktober 2021.

"Mengenai kebijakan cukai saat ini masih direview di internal pemerintah. Sebab memang melihat kebijakan ini harus secara komprehensif," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (25/11/2021).

Askolani mengungkapkan, Kemenkeu tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan kenaikan cukai.

Dia menyadari, penetapan tarif cukai rokok perlu mempertimbangkan banyak hal, dari segi kesehatan hingga timbulnya pengadaan barang-barang ilegal.

Di sisi lain, Kemenkeu harus melihat aspek ketenagakerjaan di industri rokok.

"Kita tahu mempunyai dampak pendekatan dari sisi kesehatan, dari sisi industri dan tenaga kerja, juga tidak bisa kita menafikan permintaan yang cukup signifikan kepada APBN kita dari sisi penerimaan," tutur dia.

Adapun terkait barang-barang ilegal, pihaknya terus melakukan operasi gempur di berbagai wilayah yang berpotensi penyelundupan.

"Rekan-rekan dari bea dan cukai melakukan penindakan yang konsisten di semua wilayah yang berpotensi pengendalian dari barang-barang ilegal itu baik yang ada di domestik maupun yang di perbatasan atau di pelabuhan yang masuk dari impor, itu kita lakukan secara rutin," pungkas Askolani.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved