Digital Activity
Andrei Angouw Punya Mimpi Besar untuk Manado
Sampah, dihadapi Andrei Angouw dan Richard Sualang dengan membenahi TPA Sumompo serta revitalisasi selokan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
PAULUS : Pemerintah akan mengaktifkan lagi perda sampah. Sanksinya akan kita perketat.
Ini agar ada efek jera bagi masyarakat sekaligus mendidik masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan.
TRIBUN : Apa sebenarnya yang diinginkan AARS untuk kota Manado
PAULUS : AARS ingin Manado maju, menarik dan metropolitan. Ia ingin Manado seperti Surabaya. Transportasi akan ditata lewat sinergi dengan provinsi dan pusat.
Mungkin akan dibangun trem. Kemudian pasar akan dibangun menarik dan tematik hingga jadi objek wisata. PDAM juga akan ditata agar dapat melayani masyarakat dengan memberikan air bersih.
TRIBUN : Untuk menjadikan Manado kota wisata, apa yang dilakukan AA RS.
PAULUS : Kami membenahi taman taman di kota Manado. Contohnya TKB. Andrei Angouw kerap berkunjung kesana untuk memantau.
Kemudian tugu lilin dan lainnya. Pemkot juga akan memanfaatkan lahan milik Pemkot Manado di kawasan Mega Mas.
TRIBUN : Salah satu masalah besar Manado adalah kemacetan. Bagaimana konsep AA RS atasi kemacetan.
PAULUS : Ini sudah kami bahas. Kami sudah punya konsepnya. Tentu kami belum langsung meniadakan angkot.
Tapi pemerintah mulai berpikir untuk menyiakan angkutan massal seperti Damri dan lainnya
TRIBUN : Apa saja tantangan yang dialami AA RS.
PAULUS : Ada 4 tantangan yang dihadapi. Pertama adalah masa kepemimpinan yang hanya 3 tahun. Itu tidak cukup untuk mengakselerasi semua program AA RS. Kemudian masalah Covid 19.
Terjadi refocusing anggaran. APBD yang dipakai juga masih milik pemerintah lama yang tak sinkron dengan visi dan misi AA RS.
Tapi kami yakin bisa melalui semua itu dengan dukungan semua warga Manado.