Breaking News:

Berita Sitaro

Satreskrim Polres Sitaro Amankan Terduga Pelaku Penghadangan Warga di Kawasan Lengehe Manandu

Informasi tersebut berkembang setelah beberapa warga mengaku menjadi korban penghadangan oleh salah seorang yang tak dikenal.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Polisi mengamankan terduga pelaku beserta senjata tajam di wilayah Kampung Salili. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Masyarakat Siau Kabupaten Sitaro dibuat resah dengan adanya informasi terkait aksi penghadangan di wilayah Gunung Panjang (Lengehe Manandu), antara Kecamatan Siau Tengah dan Kecamatan Siau Barat.

Keresahan masyarakat ini sudah berjalan hampir sebulan.

Informasi tersebut berkembang setelah beberapa warga mengaku menjadi korban penghadangan oleh salah seorang yang tak dikenal ketika melintas di daerah Lengehe Manandu.

Kabar itu makin meluas setelah seorang warga memposting pengalamannya ketika dihadang oleh sesorang yang katanya menggunakan senjata tajam.

Atas informasi dan laporan masyarakat, aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sitaro bersama Team Tumpara melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian. 

Dari penyelidikan tersebut Polres berhasil mengamankan seseorang berinisial NB alias Nestor (54), warga Kampung Salili Kecamatan Siau Tengah Kabupaten Sitaro yang diduga sebagai pelaku, Sabtu (20/11/2021)

Penangkapan dilakukan aparat kepolisian sekitar pukul 03.05 WITA di Kampung Salili terhadap terduga pelaku yang saat itu sedang membawah senjata tajam.

Informasi yang diperoleh tribunmanado.co.id memyebut, pelaku ditangkap di Kampung Salili Kecamatan Siau Tengah beserta barang bukti sebuah senjata tajam saat akan melakukan aksi penghadangan warga yang melintas di wilayah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sitaro, Iptu Revianto Anriz membenarkan adanya penangkapan salah seorang warga Kampung Salili yang diduga menjadi pelaku penghadangan watga dan selama ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Ya benar, kami telah mengamankan pelaku. Dari ciri-ciri yang disampaikan masyarakat, khususnya korban, itu sangat mirip dengan pelaku maupun senjata tajam yang kita temukan," terang Anriz, Senin (22/11/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved