Berita Sitaro
Polres Kepulauan Sitaro Gelar Simulasi Pengamanan TPS Jelang Pilkades Serentak
Aksi pencurian kotak suara terjadi saat proses pemungutan suara pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sitaro
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Aksi pencurian kotak suara terjadi saat proses pemungutan suara pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Senin (22/11/2021).
Beruntung, kesigapan petugas keamanan yang berjaga di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berhasil mencegah aksi pelaku yang hendak membawa kabur kotak suara.
Berdasarkan kronologis kejadian yang diperoleh tribunmanado.co.id menyebut, awalnya proses pemungutan suara berjalan lancar hingga beberapa saat kemudian, ada oknum warga yang diduga telah dipengaruhi minuman keras mencoba mencuri kotak suara.
Melihat aksi tersebut, dua anggota polisi dibantu aparat dari TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) langsung mengejar dan menangkap pelaku di sekitar lokasi TPS.
Pelaku pun diserahkan kepada petugas keamanan yang sedang berpatroli untuk diamankan di kantor polisi terdekat guna proses hukum selanjutnya.
Demikian skenario yang dibuat oleh Polres Kepulauan Sitaro dalam simulasi pengamanan TPS jelang pelaksanaan pilkades serentak yang rencananya akan dilangsungkan 24 November mendatang.
Simulasi yang berlangsung di Taman Pala kantor bupati itu disaksikan langsung Wakil Bupati John Palandung bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah.
Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Hansjen Ratag yang memimpin langsung jalannya simulasi pengamanan menegaskan, kesigapan aparat sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi potensi-potensi gangguan keamanan dan ketertiban seperi yang disimulasikan itu.
"Segala sesuatu harus kita antisipasi. Makanya dalam menjalankan tugas pengamanan nanti, setiap petugas harus sigap dan bertanggungjawab dengan apa yang ditugaskan," ujar Ratag.
Dia menambahkan, untuk mengoptimalkan pengamanan pada pesta demokrasi masyarakat kampung nanti, pihaknya mendapatkan bantuan pengamanan dari Polda Sulawesi Utara sebanyak 30 personil.
"Mereka (BKO Polda) akan ditempatkan di wilayah Tagulandang dengan pola pengamanannya secara mobile. Sementara anggota kita sebagian, baik dari polres maupun polsek akan melakukan pengamanan di setiap TPS," ungkapnya.
Sementara itu, Wabup Palandung menyampaikan beberapa penegasan yang perlu menjadi perhatian semua pihak, khususnya petugas keamanan yang akan bertugas pada saat pelaksanaan pilkades nanti.
"Keamaman dan ketertiban masyarakat menjadi hal terpenting dalam pelaksanaan pilkades nanti. Untuk itu diminta kepada kita semua, khususnya petugas keamanan agar mengantisipasi berbagai potensi yang bisa mengganggu jalannya pilkades," kata Palandung.
Menurut Palandung, dalam menjaga kelangsungan pilkades serentak dibutuhkan ketegasan terukur dari setiap personil guna terselenggarannya pesta demokrasi yang aman dan lancar dalam memilih pemimpin di tingkat kampung.
"Ketika ada pihak-pihak atau oknum-oknum yang mencoba mengganggu jalannya pilkades, segera amankan dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Palandung. (HER)