Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penganiayaan

Info Terkini Kondisi Wanita yang Menjerit karena Suaminya, Ini Sosoknya

Begini kondisi terbaru seorang wanita yang mengerang kesakitan karena disiram air keras oleh suaminya. Namanya Sarah Sesa MS (21).

Tribun Bali/ Net
Ilustrasi KDRT (Tribun Bali/ Net) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Begini kondisi terbaru seorang wanita yang mengerang kesakitan karena disiram air keras oleh suaminya.

Namanya Sarah Sesa MS (21). Dia menjadi korban KDRT

Jeritan minta tolong Sarah, didengar warga yang kemudian langsung mendatangi lokasi.

Baca juga: Ini Perbandingan UMP di 26 Provinsi, Ada yang Rp 4.4 Juta

Baca juga: Klasemen Liga Italia Setelah Inter Milan, AS Roma Menang dan Napoli Kalah

Baca juga: Kabar Pemain Timnas Indonesia Jelang Laga Melawan Myanmar 3 Hari Lagi, Ini Kata Shin Tae-yong

Sarah Sesa MS (21) seorang istri yang dianiaya AL (29) suaminya sendiri, meninggal dunia saat akan dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung, Sabtu (20/11/2021) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Sarah Sesa MS (21) seorang istri yang dianiaya AL (29) suaminya sendiri, meninggal dunia saat akan dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung, Sabtu (20/11/2021) malam sekitar pukul 20.30 WIB. (Dok. Pribadi via TribunJabar)

Wanita muda blasteran Arab bernama Sarah Sesa MS (21), memecah kesunyian di Kampung Munjul RT 02/07, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (20/11/2021).

"Tolong, tolong," jerit kesakitan Sarah.

Ketua RW setempat, Endang Sulaeman mengatakan, warga termasuk dirinya langsung mendatangi rumah Sarah.

Betapa terkejutnya warga melihat Sarah tergeletak di lantai.

Endang mengatakan sekujur tubuh wanita berparas cantik itu melepuh.

Ternyata Sarah baru saja disiram dengan air keras oleh suaminya sendiri, AL (29).

"Saya keluar bersama warga lainnya melihat sudah jatuh di lantai, sekujur tubuhnya melepuh. Bahkan pakaiannya sobek-sobek seperti telanjang," ujarnya.

Pelaku yang merupakan warga negara asing (WNA) ketakutan terlihat membawa sepeda motornya dengan kencang untuk melarikan diri.

Kemudian Endang bersama warga lainnya cepat menghubungi kepolisian dan pihak desa setempat.

"Saya pun berinisiatif bersama Pak RT menelepon desa untuk mengirimkan ambulans dan membawanya ke rumah sakit dan pihak berwajib untuk melakukan tindakan lebih lanjut," katanya.

Peristiwa yang sempat mengagetkan warga setempat itu diduga berawal dari cekcok karena AL menuduh sang istri berselingkuh dengan pria lain.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved