Breaking News:

Berita GMIM

Praktek Prostitusi Online Sering Terjadi, BPMS GMIM Ingatkan Pengelola Hotel untuk Lebih Prosedural

Mirisnya, meski sudah sering kali dibongkar pihak kepolisian, namun pratik prostitusi online ini tetap saja ada.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Hesly Marentek/Tribun Manado
Pdt Evert Tangel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kota Tomohon dikenal sebagai kota religi.

Namun begitu, masih saja sering kali didapati adanya dugaan praktik prostitusi online di Kamar Hotel.

Mirisnya, meski sudah sering kali dibongkar pihak kepolisian, namun pratik prostitusi online ini tetap saja ada.

Seperti di salah satu satu Hotel di Kecamatan Tomohon Tengah yang sudah beberapa kali dibongkar pihak kepolisian karena adanya dugaan praktik prostitusi online.

Terkait hal ini pun menuai tanggapan dari Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM.

Sekretaris Umum BPMS GMIM Pdt Evert Tangel menyebut kerinduan menjadikan Kota Tomohon sebagai Kota toleransi dan Kota Religus butuh dukungan semua pihak.

"Butuh dukungan semua pihak. Karena mewujudkan Kota toleransi dan religius harus juga dilihat dalam sisi kehidupan masyarakat," katanya, Jumat (19/11/2021).

Untuk itu, dengan adanya kasus-kasus seperti ini, menjadi kiranya menjadi warning bagi pihak pengelola hotel agar tak sembarang terima tamu.

"Dengan adanya kasus-kasus seperti ini, pihak hotel harus lebih prosedural dalam menerima tamu," imbau Evert Tangel menambahkan Kota Tomohon harus betul-betul menjadi representasi Kota Toleransi dan Kota Religi.

Pdt Evert Tangel juga memberikan apresiasi pihak kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved