Surat untuk Panglima TNI

Baru Menjabat Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa Dikirimi Surat dari Mensos Terkait Bansos

Kabarnya Menteri Sosial Tri Rismaharini mengirimkan surat ke Panglima TNI yang baru di Lantik Jenderal Andika Perkasa.

Editor: Glendi Manengal
Tribunnews.com
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya Menteri Sosial Tri Rismaharini mengirimkan surat ke Panglima TNI yang baru di Lantik Jenderal Andika Perkasa.

Diketahui Panglima TNI diminta untuk cek terkait penerima bansos.

Hal tersebut dikarenakan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang terima bansos.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 04.30 WIB, Seorang Pelajar Tewas, Motor Terlalu ke Kanan hingga Tabrakan

Baca juga: 27 Remaja Ditangkap Polisi Saat Ngelem dan Praktik Prostitusi di Tomohon

Baca juga: Kepala Kantor Kemenag Kota Binjai Haji Ainul Aswat Kagumi Toleransi di Manado

Foto : Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kanan). Baru Jabat Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa Dapat Surat Mensos Risma Terkait Bansos. (Kolase SURYA.co.id dan Tribunnews/Jeprima)

Jenderal Andika Perkasa langsung mendapat surat dari Menteri Sosial Tri Rismaharini setelah dilantik menjadi Panglima TNI

Risma meminta Panglima TNI Jenderal Andika melakukan pengecekan soal ASN TNI terkait penerimaan bantuan sosial (bansos).

“Profesi TNI-Polri, kita sudah surati ke Bapak Panglima mudah-mudahan kami segera menerima jawabannya,” ucap Risma seperti dikutip dari Antara, Kamis (18/11/2021).

“Karena diperaturannya tidak boleh penerima pendapatan rutin (mendapat bansos),” kata dia.

Risma mengungkapkan, saat ini sekitar 31 ribu aparatur sipil negara (ASN) ditemukan terindikasi menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.

Baik melalui program Penerima Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

“Jadi data kami setelah kami serahkan ke BKN (Badan Kepegawaian Negara) itu didata yang indikasinya PNS itu ada 31.624 ASN,” ungkap Risma.

Bekas Wali Kota Surabaya itu menjelaskan, data ASN yang menerima bansos diperoleh saat Kemensos melakukan verifikasi data penerima bantuan sosial secara berkala.

Hasilnya, dari 31 ribu sebanyak 28.965 orang merupakan PNS aktif dan sisanya pensiunan yang dalam aturannya tidak boleh menerima bansos.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved