Tentara Nasional Indonesia

Kisah KSAD Letjen Dudung Abdurachman sebelum Sukses, Janji Jadi Pati setelah Ditendang Prajurit TNI

Tak semulus yang orang bayangkan, perjalanan Letjen TNI Dudung hingga akhirnya menjadi seorang perwira dimulai dari nol.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com
Kisah KSAD Letjen Dudung Abdurachman sebelum sukses. Pernah ditendang prajurit TNI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekilas kehidupan sosok Letjen TNI Dudung Abdurachman yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ).

Karier Letjen Dudung di instansi militer Indonesia terbilang cemerlang.

Letjen TNI Dudung Abdurachman merupakan Lulusan Akmil tahun 1988 dari kecabangan infanteri.

Beberapa misi dan jabatan sukses dijalankannya dengan baik.

Kisah perjalanan Letjen Dudung menjadi sosok pembela tanah air tak lepas dari pengalamannya di masa muda.

Kerasnya kehidupan di masa lalu membuat Dudung termotivasi untuk bangkit.

Hal itu dikisahkannya pada tahun 2020 lalu.

Tak semulus yang orang bayangkan, perjalanan Letjen TNI Dudung hingga akhirnya menjadi seorang perwira dimulai dari nol.

Dikutip dari YouTube KompasTV yang tayang 27 Juni 2020, dirinya mengisahkan soal perjuangan orang tuanya yang membesarkan kedelapan saudara-saudaranya, termasuk dirinya.

Ayahnya adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun meninggal dunia saat Letjen TNI Dudung menginjak bangku SMP.

"Setelah bapak nggak ada ya ibu berjualan kue, kerupuk, terasi," katanya.

Dirinya pun juga berkewajiban untuk membantu sang ibu, hingga mencari kebutuhan yang dibutuhkan rumah.

"Saya harus cari kayu bakar dekat rumah, dan keliling di asrama jualan," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved