Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penangkapan Terduga Teroris

Anggota MUI Ditangkap Terduga Teroris, Ternyata Jamaah Islamiah Bisa Menyusup Juga di TNI dan Polri

Densus 88 Antiteror Polri meringkus Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah dan Anung Al Hamad di wilayah Bekasi, Jawa Barat

Editor: Finneke Wolajan
Instagram @faridokbah_official/muhammadiyahcileungsi.org/nurulhudakaffah.com
Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad yang ditangkap Densus 88 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penangkapan Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang terkait jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dinilai patut diwaspadai institusi lain.

Fakta itu tidak menutup kemungkinan jika institusi, lembaga, atau kementerian telah disusupi oleh jaringan teroris

Diketahui pada Selasa (16/11/2021), Densus 88 Antiteror Polri meringkus Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah dan Anung Al Hamad di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Ketiga terduga teroris jaringan Jemaah Islamiyah (JI).

Orang pertama yang ditangkap Densus 88 adalah Ahmad Zain An-Najah. Ia ditangkap di Jalan Merbabu Raya, Perumahan Pondok Melati, Kota Bekasi pada pukul 04.39 WIB.

Kemudian, Densus 88 menangkap Farid Ahmad Okbah di Jalan Yanatera, Kelurahan Jatimelati, Kota Bekasi pada pukul 04.43 WIB.

anggota-mui-ditangkap-terkait-terorisme-pengamat-ji-bisa-menyusup-di-pemerintahan-tni-dan-polri
Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan (Sumber: Tangkapan layar YouTube Kompas TV/Ninuk)

Lalu terakhir, Anung Al-Hamad yang ditangkap di Jalan Raya Legok Blok Masjid, Jatimelati, Kota Bekasi, pada pukul 05.49 WIB.

Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, dalam keterangannya di Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Kamis (18/11/2021) mengatakan tak menutup kemungkinan teroris menyusup.

“Bila seorang tokoh di MUI saja walaupun itu bagian penting di sana tetapi membuktikan bahwa kalau di MUI saja bisa tersusupi apalagi organisasi-organisasi masyarakat yang lain,” kata Ken.

“Termasuk ya mereka bisa menyusup di kalangan pemerintahan, ASN, termasuk di TNI-Polri.

Jadi ini menjadi evaluasi kita bersama.”

Apalagi, sambung Ken, modus yang dilakukan jaringan terorisme untuk bisa masuk ke semua lini begitu beragam.

Satu contohnya adalah, dengan keberadaan yayasan amal Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) yang ternyata berada di balik jaringan teroris Jamaah Islamiyah.

“Orang semua terkaget-kaget, ternyata ini terkait dengan terorisme,” ujarnya.

Penjelasan MUI

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved