Berita Nasional
Anwar Abbas Waketum MUI Kaget Anggotanya Ditangkap Densus 88, Minta Penjelasan Polri
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. mempertanyakan tindakan apa yang telah dibuat Farid dan dua orang lainnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID-Penangkapan tiga orang terduga teroris oleh Densus 88 Polri ternyata belum banyak diketahui.
Pun Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas.
ia mengaku kaget mendengar kabar Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan seorang Ustaz bernama Anung Al-Hamat ditangkap.
Baca juga: Inilah Nama-nama Ustaz yang Ditangkap Densus 88, Ada 2 Dosen dan Satu Tokoh MIUMI

Ustadz Farid Okbah ditangkap Densus 88. (Foto tangkapan layar YouTube Ustadz Farid Okbah). (Via Tribun Timur)
Dia mempertanyakan tindakan apa yang telah dibuat Farid dan dua orang lainnya.
"Sepanjang pengetahuan saya yang bersangkutan adalah seorang ulama yang anti dengan tindak kekerasan, tapi kok dia ditangkap oleh Densus 88," kata Anwar dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/11/2021).
Anwar pun meminta agar Polri bisa menjelaskan hal ini sejelas-jelasnya kepada publik.
"Sebab kita juga berkepentingan dengan menjaga nama baik Presiden Jokowi.
Baca juga: Fakta Penangkapan Ustaz oleh Densus 88, Ditetapkan Jadi Tersangka, MUI Singgung Nama Baik Jokowi
Sebab meskipun yang bertindak ini adalah Densus 88 tapi yang terkena getahnya tentu adalah Presiden Jokowi," katanya.
Anwar berpendapat jika tak ada penjelasan dari Polri, pemerintahan Jokowi bakal dianggap oleh sebagian elemen masyarakat telah melakukan kriminalisasi terhadap ulama.
"Tapi betulkah Presiden Jokowi yang telah memerintahkan penangkapan ini ? Saya terus terang tidak yakin dan tidak percaya. Saya tidak yakin presiden jokowi akan memerintahkan hal itu," katanya.
Baca juga: Peran Anung Al-Hamat Dosen yang Ditangkap Densus 88, Awasi Jamaah Islamiah
"Untuk itu, saya meminta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penangkapan ini supaya juga menjaga nama baik Pak Jokowi sebagai presiden agar beliau bisa bekerja dengan tenang untuk mengatasi masalah-masalah yang sekarang sedang dihadapi oleh bangsa ini dan jangan beliau diganggu serta terganggu oleh hal-hal yang seperti ini," katanya.
Ketua PP Muhammadiyah itu mengatakan Densus 88 melihat ada orang yang tindakannya dicurigai berpotensi mengarah kepada terorisme, maka sebaiknya Densus 88 menemui mereka terlebih dahulu.
"Lalu memberikan peringatan dan penjelasan-penjelasan kepada yang bersangkutan dengan baik sehingga mereka akan mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan-perbaikan sehingga mereka tidak perlu ditangkap seperti sekarang ini," ujarnya.
Dia juga berharap Densus 88 bisa mempertimbangkan tindakan-tindakan yang akan dilakukannya supaya tidak berimbas kepada nama baik Presiden kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anwar-abbas-waketum-mui.jpg)