Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Susi Susanti

Susi Susanti Buka Rahasia Pernah Sengaja Mengalah pada 1988 Setelah Diteriaki Temannya

YouTube Daniel Mananta Network pada Selasa, 9 November 2021, berikut alasan Susi Susanti dirinya mengalah saat di French Open 1988.

Editor: Aldi Ponge
BOLASPORT.COM/MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH
Susi Susanti 

Susi Susanti mampu melangkah ke final untuk menghadapi tunggal putri asal Korea Selatan, Bang Soo-hyun.

Bertarung tiga set melawan Bang Soo-hyun,

Susi Susanti menang dengan skor 5-11, 11-5, dan 11-3 untuk membawa pulang medali emas Olimpiade ke Tanah Air.

Sejarah emas Indonesia pada Olimpiade 1992 dilengkapi oleh Alan Budikusuma yang berhasil meraih medali emas di nomor tunggal putra.

Dua medali emas pada Olimpiade 1992 merupakan yang pertama bagi Indonesia.

Kepulangan Susi Susanti dan Alan Budikusuma ke Tanah Air pun mendapatkan sambutan meriah dengan parade besar di Jakarta.

Adapun, Susi Susanti kembali membawa pulang medali pada Olimpiade 1996 di Atlanta, Amerika Serikat, meski bukan emas, yakni perunggu.

Selain medali emas Olimpiade 1992 dan perunggu 1996, Susi Susanti juga mengoleksi gelar juara All England 1993 dan 1994, serta berhasil menjadi juara dunia pada 1993.

Susi Susanti lantas pensiun dari bulutangkis pada 1997 saat berusia 26 tahun.

Ia kemudian menikah dengan "pasangan emasnya" pada Olimpiade 1992, Alan Budikusuma.

Deretan prestasi membanggakan dan keberhasilan mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia melalui bulu tangkis membuat Susi Susanti layak menyandang status legenda.

Biodata Susi Susanti

  • Nama lengkap: Lucia Francisca Susanti Haditono
  • Tempat, tanggal lahir: Tasikmalaya, 11 Februari 1971
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Tinggi badan: 165 cm
  • Pegangan raket: kanan
  • Prestasi:

    Tunggal putri:

    Juara Indonesia Open 1989, 1991, 1994, 1995, 1996, dan 1999
    Juara All England 1990, 1991, 1993, dan 1994
    Juara Australia Open 1990
    Juara China Taipei Open 1991, 1994 dan 1996
    Medali Emas Olimpiade Barcelona 1992
    Medali Perunggu Asian Games 1990, dan 1994
    Medali Perunggu Olimpiade Atlanta 1996
    Juara World Championship 1993
    Juara World Cup 1989, 1990, 1993, 1994, 1996, 1997
    Juara World Badminton Grand Prix 1990, 1991, 1992, 1993, 1994, dan 1996
    Juara Malaysia Open 1992,1993, 1994, 1995, dan 1997
    Juara Japan Open 1991 1992, 1994, dan 1995
    Juara Korea Open 1995 Juara Dutch Open 1993, 1994
    Juara German Open 1992, 1993 1994
    Juara Denmark Open 1991 dan 199\

SUMBER: Tak Ada yang Tahu, Susi Susanti Ternyata Pernah Sengaja Kalah di French Open Tahun 1988, Mengapa?

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved