Berita Seleb
Sosok Nina Ernawaty Dosen Cantik, Tak Malu Jualan Mie Ayam, Sebentar Lagi Sandang Dua Gelar Doktor
Tak hanya itu, Nina juga mengenyam pendidikan S3 di salah satu universitas di Indonesia.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Jadilah seperti padi, semakin berisi semakin merunduk, pepatah tersebut sepertinya layak disematkan kepada dosen cantik yang satu ini.
Namanya Nina Ernawaty Sulaeman SPd MM ia adalah dosen muda yang aktif mengajar mata kuliah Bahasa Jepang sekaligus Bisnis Manajemen.
Selain itu, ia juga sementaran mengejar cita-citanya meraih gelar doktor.
Baca juga: Sosok Teuku Tegar Atlet Lompat Galah Berprestasi Divideo Call Kapolri, Senang Diterima Jadi Polisi
tapi siapa sanga, di tengah kesibukannya ia masih menyempatkan diri untuk berjualan mie.
Menariknya, perempuan kelahiran 22 Mei 1992 ini sampai saat ini masih aktif mengenyam pendidikan level doktoral di universitas kenamaan di Jepang, Kansai University Osaka.
Tak hanya itu, Nina juga mengenyam pendidikan S3 di salah satu universitas di Indonesia.
Ia kini aktif menjalani dua program doktoral atau double degree gelar S3.
Baca juga: Gala Sky Panggil Nama Vanessa Angel dan Bibi Saat Lihat di Televisi, Nenek Dewi Bingung Jelaskan
"Sedang proses pengerjaan disertasi untuk meraih gelar PhD dan doktoral di bidang Manajemen Pendidikan dan Sastra Jepang yang di Osaka. Satu tahunan lagi selesai," jelas Nina, Minggu (14/11/2021).
Perempuan asal Cilacap ini mengungkapkan, ketekunannya mengenyam pendidikan tinggi karena wejangan dari sang ayah.
Wejangan tersebut yang dipegang teguh olehnya untuk tak berhenti meraih level tertinggi pendidikan.
Meski di usianya yang masih muda, prestasi Nina dalam bidang pendidikan tak diragukan lagi.
Baca juga: Mumu Muklis Security Tampan Sudah Nikahi Gadis Cantik, Dulu Sempat Viral Dekat Dengan Julia Perez
Ia berhasil memperoleh beasiswa pendidikan S1, S2 dan S3 yang saat ini tengah dijalani.
"Mulai S1 sampai S3 ini saya dapat beasiswa. Dan itu sangat membantu. Makanya saya selalu mendorong untuk ayo perempuan harus berpendidikan tinggi. Dari situ kita bisa survive dengan kemampuan sendiri. Masalah ekonomi tak jadi batasan," ujarnya.
Nina menyampaikan sang ayah selalu memotivasinya untuk sekolah tinggi.
Dengan memiliki pendidikan dan ijazah, Nina bisa memilih jalan karir yang ia inginkan.