Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat

Tim Basarnas Akhirnya Temukan Jasad Korban Tenggelam di Danau Tondano Minahasa, Ini Kronologinya

Pencarian seorang warga Kelurahan Maesa Unima yang diduga tenggelam saat mencari ikan di Danau Tondano, akhirnya berbuah hasil.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
mejer lumantow/tribun manado
Setelah dua hari pencarian, Tim Gabungan Basarnas akhirnya berhasil temukan jasad korban Tenggelam di Danau Tondano Minahasa. / Tim Gabungan Basarnas saat melakukam evakuasi Korban tenggelam di Danau Tondano. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pencarian seorang warga Kelurahan Maesa Unima yang diduga tenggelam saat mencari ikan di Danau Tondano, akhirnya berbuah hasil.

Setelah dua hari pencarian, korban ditemukan tewas tenggelam di dalam air di Danau Tondano, tepatnya di Kelurahan Urongo, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulut, pada Jumat siang (12/11/2021).

Dari pantauan, korban ditemukan pada pukul 10.30 di sebelah utara dari lokasi kejadian korban tenggelam.

Saat ditemukan jasad korban berada di bawah tanaman eceng gondok yang menutupi jasad korban, Tim Sar gabungan agak kesulitan menemukan korban, korban langsung dievakuasi dalam keadaan meninggal dan langsung di bawa Rs Samratulangi Tondano untuk di bersihkan dan setelah itu diserahkan kepada pihak keluarga untuk semayamkan.

Sebelumnya, Kejadian tenggelamnya seorang warga tersebut terjadi pada Rabu 10 November 2021, di pinggiran Danau Tondano di Kelurahan Urongo.

Korban inisial FT (44) yang bekerja sebagai pegawai di Kampus Unima Tondano tewas tenggelam saat melakukan aktifitas mencari ikan di kompleks Danau Tondano sekitar pukul 18.00 wita.

Mendapat informasi, Tim Basarnas dibantu masyarakat setempat langsung melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga Kamis (11/11/2021) kemarin korban belum juga ditemukan.

Pencarian pun dilanjutkan hingga Jumat pagi (12/11/2021). Akhirnya, pencarian hari kedua bersama Tim Sar Babungan, berhasil menemukan korban.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Jandry Paendong kepada Tribunmanado.co.id mengatakan berkat kerja sama tim yang kompak korban hilang cepat di temukan.

"Walau kami Tim Sar Gabungan agak kesulitan dalam proses pencarian, kami menerjunkan tim penyelam dan korban terlihat dari bawah tanaman eceng gondok walau samar samar tetapi terlihat jelas bahwa itu korban yang kita cari," ungkap Paendong.

Lanjutnya, pada saat evakuasi korban, Tim Sar Gabungan sedikit kesulitan dan harus membersihkan tanaman eceng gondok yang menutupi korban.

"Saat ini sesuai dengan permintaan keluarga, korban langsung diserahkan kepada keluarga dan sepenuhnya menjadi hal keluarga, dengan berakhirnya penemuan korban ini operasi kami tutup," pungkas Kasie Operasi Basarnas Manado.

Diketahui, sempat di laporkan hilang olah anaknya, korban yang bernama Firman Towoliu (44), sebelumnya mencari ikan bersama anaknya di Danau Tondano menggunakan peralatan tradisional dengan memanah ikan saat menyelam.

Saat dilaporkan tenggelam, masyarakat setempat melakukan pencarian manual dengan penyisiran dipinggiran danau Tondano di Kelurahan Urongo, Tondano Selatan, Minahasa.

Akan tetapi tidak menemukan tanda tanda korban, Tim Basarnas pun langsumg menerjunkan 2 orang penyelam dengan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, Tim Sar gabungan melaksanakan pencarian korban dengan penyisiran di pinggiran danau menggunakan perahu karet dan penyelaman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved