Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Waspada Efek Buruk Diet Jus Buah Bagi Kesehatan

Jus dapat diperas dengan tangan atau dengan juicer untuk mengeluarkan vitamin, mineral, dan antioksidan yang ada di dalam buah dan sayur

Editor: Finneke Wolajan
google.com
Jus buah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Waspada efek negatif Diet jus buah

Banyak melakukan diet dengan jus untuk detoks tubuh dan jalan pintas menurunkan berat badan.

Jus adalah proses mengekstraksi cairan dari buah dan sayuran utuh.

Namun efek jus detoks bisa lebih dari sekedar penurunan berat badan, hati-hati.

Jus dapat diperas dengan tangan atau dengan juicer untuk mengeluarkan vitamin, mineral, dan antioksidan yang ada di dalam buah dan sayur.

Para pendukung diet dengan jus percaya jus adalah sumber buah dan sayuran yang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jus Buah
Jus Buah (Tribunnews.com)

Ini adalah cara mudah untuk melengkapi pola makan rendah nutrisi.

Sebuah studi mengatakan, bahwa konsumsi campuran Jus Buah dan sayuran selama 14 minggu penuh meningkatkan vitamin C, E, B, selenium dan folat.

Pertanyaannya adalah, apakah diet yang terdiri dari banyak jus ini punya efek berkelanjutan dalam jangka panjang?

Dalam hal berdampak pada keseluruhan pengurangan penyakit kronis, seperti kanker, penyakit Alzheimer, dan masalah kardiovaskular, hingga kini buktinya masih terbatas.

Berikut adalah beberapa kekhawatiran tentang konsekuensi negatif dari jus.

Diet jus memiliki kandungan gula tinggi

Fruktosa, gula alami, lebih banyak terdapat dalam buah daripada sayuran.

Pola makan tinggi kadar gula meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penambahan berat badan, dan peningkatan kadar gula darah.

Sebut saja jus anggur dan jus apel murni, mengandung lebih banyak kalori dan gula daripada serat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved