Breaking News:

Berita Bolsel

PETI di Hulu Tobayagan Bolsel Meresahkan Warga, Sungeng Purwono: Pemerintah Akan Buat Tim Terpadu

Ketua pemuda Desa Tobayagan Iman Vandeim mengatakan, air sungai di Tobayagan keruh akibat aktivitas PETI.

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
Indra lapa/Tribun Manado
Warga Desa Tobayagan sedang menujukan sungai yang keruh dan berlumpur 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Hulu Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah, Bolmong Selatan, Sulawesi Utara, menuai berbagai komentar dari masyarakat setempat.

Dari perusakan alam yang dirasakan sehingga menolak keras atau mengharapkan penutupan aktivitas PETI tersebut.

Ketua pemuda Desa Tobayagan Iman Vandeim mengatakan, air sungai di Tobayagan keruh akibat aktivitas PETI.

"Sungai tidak bisa digunakan, biasanya masyarakat melakukan aktivasi disungai, ada yang mencuci pakaian, bermandian dan hewan ternak diberikan minum disungai ini," ungkap dia kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (3/11/2021) .

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sungeng Purwono mengatakan, bulan Oktober kemarin pihaknya sudah menyurati ke semua Aktivitas Tambang Ilegal.

"Agar menghentikan semua pertambangan di Hulu Tobayagan," ujar dia.

Ia menyampaikan, Pemda akan membentuk tim terpadu.

"Sekedar tambahan, yang akan melibatkan DPRD dan Forkopimda untuk turun bersama sama melakukan peninjauan di lokasi," kata Sugeng Purwono.

Sementara itu, Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut.

"Kita akan proses perbuatan melawan hukumnya," pungkasnya. (Dra)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved