Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi

Gempa Kembali Guncang Maluku Jumat 5 November 2021 Pagi, Rumah Roboh hingga Dinding Masjid Retak

Info gempa bumi yang kembali terjadi di wilayah Maluku, Jumat (5/11/21). Dampak gempa rumah roboh hingga dinding Masjid retak.

Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
Kolase Foto BeritaBeta.com/Kompas.com Fabio Mukadar
Gempa Guncang Maluku Jumat 4-5 November 2021. Rumah Roboh hingga Dinding Masjid Retak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) melaporkan info gempa bumi yang kembali terjadi di wilayah Maluku, Jumat (5/11/21).

Sebelumnya guncangan gempa bermagnitudo 5.9 SR terjadi di Sawai, Maluku, Kamis (4/11/21) yang mengakibatkan beberapa rumah roboh.

Hari ini, gempa berkekuatan 3.4 di Sawai dengan kedalaman 10 km pada pukul 02:34 WIB.

Pusat gempa berada di laut, 21 km dari Utara Sawai. Lokasi koordinat 2.79 LS, 129.22 BT.

Gempa Guncang <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/maluku' title='Maluku'>Maluku</a> Jumat 4-5 November 2021 Pagi. Rumah Roboh hingga Dinding Masjid Retak.

(Foto: Gempa Guncang Maluku Jumat 4-5 November 2021. Rumah Roboh hingga Dinding Masjid Retak. (Instagram BMKG Malteng)

Skala MMI gempa III dirasakan di Sawai. 

"#Gempa Mag:3.4, 05-Nov-21 02:34:35 WIB, Lok:2.79 LS, 129.22 BT (Pusat gempa berada di laut 21 km utara sawai),

Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) III Sawai #BMKG" lapor BMKG dalam unggahan akun twitter @infobmkg.

Gempa 5.9 Sawai-Maluku: Bangunan Rusak akibat guncangan

Guncangan gempa yang sangat kuat dirasakan getarannya itu menyebabkan sejumlah rumah warga di Desa Sawai, Kecamatan Seram Utara, mengalami kerusakan.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengungkapkan, gempa yang mengguncang wilayah Maluku Tengah itu merupakan jenis gempa dangkal yang diakibatkan aktivitas sesar naik Seram Utara atau North Seram Thrust.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal

akibat aktivitas sesar naik Seram Utara,” kata Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Dia menyebutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau Oblique Thrust Fault. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved