Penembakan di Bolsel
Kronologi Tewasnya 3 Pria di Posigadan Bolsel, Awalnya Berburu, Berakhir Tragis Setelah Pesta Miras
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis pagi. Dari informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, ketiga korban semuanya laki-laki.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Peristiwa penembakan berujung kematian tiga orang pria di Desa Saibuah, Kecamatan Posigadan, Bolsel, Sulut, Kamis (04/11/2021) membuat heboh.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis pagi. Dari informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, ketiga korban semuanya laki-laki.
Mereka adalah Yunus Rompis (60), warga Saibuah, Posigadan; Maikel Wongkar, warga Kota Manado dan Andika.
Ketiganya diduga tewas akibat bentrok fisik yang disertai penembakan senjata laras panjang.
Informasi menyebut, ketiganya ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah luka tembak di kepala dan badan di Desa Saibuah, Kecamatan Posigadan, Bolsel.
Peristiwa itu bermula dari pesta miras yang melibatkan korban Yunus Rompis dan Andika.
Di bawah pengaruh miras, keduanya cekcok dan perkelahian antara Yunus dan Andika.
Selanjutnya, Andika mengambil senjata laras panjang dari mobilnya.
Merasa terancam, Yunus lari meminta perlindungan kepada korban Maikel Wongkar yang notabene 'bos' dari Andika.
Senjata menyalak, Andika menembak Yunus yang langsung terkapar.
Setelah itu, terjadi cekcok antara Andika dan Maikel.
Karena dipengaruhi miras, Andika pun menembak Maikel yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa di TKP.
Setelah kejadian itu, Andika diduga mengakhiri hidupnya dengan menembak kepalanya sendiri.
Sementara itu, informasi lainnya yang dihimpun, ketiga korban punya hobi berburu.
Ketiganya berada di perkebunan tersebut karena tengah berburu menggunakan senjata laras panjang.