Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

35 Pejabat Ikut Job Fit Berebut Kursi Kabinet Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Jabatan Eselon II Pemprov Sulut terdiri dari Asisten Sekprov, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Biro, Kepala Satuan, dan Staf Ahli Gubernur.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
Jumadi Mappanganro
Kantor Gubernur Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey siap merombak jabatan eselon II Pemprov Sulut. 

Jabatan Eselon II Pemprov Sulut terdiri dari Asisten Sekprov, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Biro, Kepala Satuan, dan Staf Ahli Gubernur.

Sebelum dirombak para Pejabat Eselon II harus mengikuti mekanisme Job Fit. Mereka harus melalui fit and proper test, pembuatan makalah dan melalui wawancara oleh Rektor Unsrat, Rektor Della Salle, hingga Kepala Kanwil BKN.

Serangkaian test ini berlangsung sekitar 3 hari.

Pekan depan, para pejabat akan digeser ke posisi satu pindah ke posisi yang lain.

"Minggu depan dirolling," ujar Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw.

Hampir semua pejabat pun mengikuti mekanisme job fit ini. Dari pantauan tribunmanado.co.id, ada 35 pejabat eselon II yang ikut job fit.

Hampir semuanya merupakan pejabat yang sudah duduk di kursi kabinet Olly Dondokambey-Steven Kandouw, kemudian seorang pejabat dari kabupaten, yakni Sekda Bolmut Asripan Nani, dan Limi Mokodompit pejabat di daerah Papua.

Namun tidak semua pejabat eselon II ikut job fit ini.

Ada beberapa nama tidak ikut semisal 3 asisten yakni Asisten I Denny Mangala, Asisten II Praseno Hadi, dan Asisten III Gemmy Kawatu.

Denny Mangala baru saja ditransfer menduduki jabatan Asisten I dari Pemkab Minahasa, bersama Jettij Fonnie Roring Kepala Dinas Perkebunan.

Sementara Praseno dan Gemmy sudah berusia di atas 58 tahun.

Berikut yang tidak ikut Job fit, Kepala Dinas Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Roy Mewoh yang tahun ini masuk usia pensiun tahun ini.

Ada lagi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dr Kartika Devi Tanos, dan Kepala Biro Kesra Fereydi Kaligis.

Keduanya merupakan produk rekrutan seleksi terbuka, hingga tak perlu lagi mengikuti job fit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved