Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Paroki Santo Ignatius Manado Hadirkan Rumah Duka Cahaya Abadi, Pertama di Sulawesi Utara

Rumah duka yang nantinya sekaligus dengan rumah abu, rumah kremasi itu berlokasi di Taman Makam Lux Aeterna Paniki Atas, Maumbi, Minahasa Utara.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Uskup Manado, Mgr Benedictus Rolly Untuk MSC memberkati dan meresmikan Rumah Duka Cahaya Abadi di Jalan Raya Paniki Atas, Minut, Selasa (02/11/2021). 

Rumah duka itu bisa jadi solusi bagi keluarga yang berduka, mendapatkan tempat persemayaman yang representatif, lapang, dan bebas macet.

Rumah duka itu terdiri dari tiga ruangan paralel tempat persemayaman. Masing-masing berukuran 10x12 meter berkapasitas 100 orang.

"Ada tiga ruangan berbeda yang bisa digunakan dengan total kapasitas 300 orang.

Fasilitas lainnya, kamar tidur, kamar mandi dan ruang tunggu bagi keluarga berduka. Selain itu parkiran yang bisa menampung ratusan mobil dan motor 

Setelah diresmikan, Rumah Duka Cahaya Abadi mulai melayani masyarakat umum. Paket yang ditawarkan yakni Paket Silver Rp 5 juta untuk 2 hari 1 malam.

Kemudian, Paket Gold untuk 3 hari 2 malam Rp 9,5 juta dan Paket Emerald untuk 3 hari 2 malam Rp 15 juta.

Pengelola juga menyediakan  fasilitas lain berupa pengadaan paket snack, air mineral, makanan kotak bagi keluarga dan pelayat.

Demikian juga, dokumentasi foto dan video, penyanyi lagu-lagu penghiburan dan dekorasi.

Cipto Sano Santoso, Ketua DPP Bidang III Pembangunan dan Aset Paroki Ignatius mengatakan, rumah duka itu merupakan satu di antara tiga yang dilakukan paroki di tengah pandemi.

"Rumah duka ini akan dilengkapi rumah abu dan rumah krematorium," kelasnya.

Kata Cipto, rumah duka itu menjadi kebanggan bagi Keuskupan Manado, khususnya Paroki Santo Ignatius.

Di sisi lain, rumah duka itu merupakan bentuk pengembangan usaha paroki.
"Sebaiknya paroki tidak hanya hidup dari kolekte tapi dari usaha pengembangan unit usaha juga," jelasnya.

Bupati Minut, Joune Ganda bangga dengan adanya fasilitas rumah duka tersebut. Katanya, selain memberi kemudahan, rumah duka itu menjadi tanda kemajuan.

"Masyarakat Manado, Minut kini punya pilihan. Semakin dimudahkan. Di sisi lain, ini kebanggaan karena menjadi ciri adanya kemajuan sebuah daerah," kata Joune.

Tentang Manado

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved