Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minut

Menikmati Kuliner Biapong dengan Varian Rasa di Desa Maumbi Minut

Desa Biapong, sebutan untuk desa Maumbi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Biapong Tanta Meske Maumbi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Desa Biapong. Itulah sebutan untuk desa Maumbi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulut.

Sebutan itu disandang lantaran tempat jual Biapong bertebaran di tepi jalan serta lorong desa tersebut.

Ada yang menyajikannya sebagai hidangan khas rumah kopi dengan menyiapkan kursi dan meja bagi pengunjung bersantap serta wifi.

Ada pula yang menjajakannya di pinggir jalan dalam belanga kukus yang bersusun susun.

Desa Maumbi ditahbiskan secara resmi sebagai desa Biapong setelah menang dalam ajang Trisakti Award beberapa waktu lalu.

Dalam lomba desa wisata tersebut, desa Maumbi menonjolkan Biapong.

Desa Maumbi berada di perbatasan Kabupaten Minut dan kota Manado. Jarak dari Bandar Udara Samratulangi sekira 8 kilometer.

Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan angkutan umum atau transportasi online.

Salah satu kios yang menjual Biapong adalah Kios Biapong Tante Eske. Kios tersebut berada di tepi jalan Manado - Bitung.

Kios Biapong Tante Eske sangat terkenal. Disebut sebut sebagai pionir kuliner Biapong di Desa Maumbi.

Rasa Biapongnya renyah dan gurih. Tersedia empat rasa yakni Ba, Temo, Kacang dan Ayam. Harganya ramah kantong. Rp 8000 per biji.

Kios tersebut juga mengusung gaya rumah kopi. Tersedia tempat duduk bagi tamu yang ingin menyantap Biapong di lokasi tersebut.

SEJARAH BIAPONG MAUMBI

Penyebut Biapong banyak yang terkejut.

Kok bisa Biapong jadi andalan wisata salah satu desa di wilayah sub etnis Tonsea ini ?.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved