Berita Sulut
Dapat Izin BPOM, Pekan Depan Vaksinasi Covid-19 Sinovac bagi Anak 6 hingga 11 Tahun
"Informasi tersebut sudah kami terima dan akan segera disosialisasikan juknisnya," kata Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kabag gembira. Vaksinasi Covid-19 bagi anak 6-11 tahun di Sulut segera dilaksanakan.
Hal ini menyusul keluarnya izin Balai Besar Obat dan Makanan (BPOM) terkait penggunaan vaksin Sinovac bagi anak 6-11 tahun di Indonesia.
Satgas Covid-19 Sulut pun siap melaksanakan vaksinasi bagi anak 6-11 tahun.
"Informasi tersebut sudah kami terima dan akan segera disosialisasikan juknisnya," kata Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (02/11/2021).
Katanya, pihaknya berencana vaksinasi bagi anak 6-11 tahun menggunakan Sinovac mulai pekan depan.
"Saat ini kabupaten kota tengah menyiapkan data anak yang akan divaksin," kata Dandel.
Diketahui, seperti dilansir Kompas.id, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 untuk anak berusia 6-11 tahun.
Meski begitu, pelaksanaan vaksinasi untuk kelompok umur tersebut masih menanti keputusan Kementerian Kesehatan.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, di Jakarta, Senin (01/11/2021), mengatakan, izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun diberikan untuk vaksin CoronaVac produksi Sinovac dan vaksin Covid-19 produksi PT Bio Farma.
Penerbitan izin ini menyusul penggunaan yang sebelumnya diberikan bagi anak usia 12-17 tahun.
”Jadi, sekarang vaksin CoronaVac dan Covid-19 sudah bisa digunakan untuk vaksinasi anak usia 6-17 tahun. Untuk anak usia di bawah enam tahun masih kita upayakan data lebih lengkap untuk kami berikan izinnya,” tuturnya.
Terkait dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, Penny mengatakan, kebijakan terkait akan diputuskan oleh Kementerian Kesehatan.
”Setelah BPOM sebagai regulator memberikan persetujuan (vaksin Covid-19) untuk digunakan, kemudian pihak Kementerian Kesehatan segera menggulirkan prioritas untuk program vaksinasi anak,” katanya.
Penny menyampaikan, berdasarkan hasil uji klinis yang telah dilakukan, aspek keamanan, mutu, dan khasiat dari vaksin tersebut sudah dapat dibuktikan untuk anak usia 6-11 tahun.
Adapun tingkat imunogenitas dari vaksin Covid-19 buatan Sinovac mencapai 96 persen.