Breaking News:

Nasional

Viral Bullying Air Comberan, Aktivis HAM Desak Kemenkumham Bawa Napi Teddy Fahrizal ke Nusakambangan

Viralnya video aksi Perundungan atau bullying yang dialami Ersa Bagus Pratama di Lapas Kelas 1A Pontianak disoroti banyak pihak.

Editor: Frandi Piring
Istimewa
Viral Bullying Air Comberan di Lapas Pontianak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Babak baru atas kasus perundungan antar narapidana di Lapas Pontianak.

Viralnya video aksi Perundungan atau bullying yang dialami Ersa Bagus Pratama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Pontianak disoroti banyak pihak.

Kali ini, elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sadar Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham ), Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (26/10/2021).

Koordinator Aliansi Masyarakat Sadar Hukum, Ahmad menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kemenkumham.

Di antaranya menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bullying tersebut.

Selanjutnya, meminta agar terpidana mati kasus narkoba, Teddy Fahrizal yang diduga menjadi dalang bullying itu dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

"Terkait video yang minggu kemarin beredar, seorang terpidana mati Teddy Fahrizal di Lapas Kelas II Pontianak dimana dia menyiram salah satu tahanan dengan air comberan yang kami anggap tidak manusiawi, dan itu tidak layak dipertontonkan di publik," ujarnya Ahmad.

"Jadi hari ini kami minta kepada Menteri Hukum dan HAM RI agar menginstruksikan kepada Kakanwil Pontianak untuk segera mengirim saudara Teddy Fahrizal ini ke Lapas Nusakambangan untuk melanjutkan tahanannya di sana," jelasnya.

Viral Aksi Bullying, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/aktivis-ham' title='Aktivis HAM'>Aktivis HAM</a> Desak <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kemenkumham' title='Kemenkumham'>Kemenkumham</a> Pindahkan Terpidana Mati ke Lapas <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/nusakambangan' title='Nusakambangan'>Nusakambangan</a>

Permintaan tersebut disampaikan Ahmad untuk mencegah adanya aksi serupa di dalam lapas.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved