Breaking News:

Koruptor

Terungkap, Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi Ternyata Orang yang Berpendidikan Tinggi S1 ke Atas

Terungkap para tersangka korupsi kebanyakan adalah orang berpendidikan sarjana, hal tersebut diketahui setelah diunkap KPK.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Bali/dwi suputra
ilustrasi - Koruptor 

"Karena tidak ada evaluasi terhadap tanggung jawab atau Amanah,” ujarnya.

Sejauh ini, dia menilai,evaluasi terhadap pembelajaran di sekolah hanya terkait kemampuan tulis, baca, hitung.

"Ujian nasional menjadi ukuran keberhasilan," kata dia.

Dengan fenomena tersebut, Ghufron meminta agar sekolah menjadi ekosistem yang meneladani integritas.

“Integritas semakin terdesak dari pendidikan, karena salah satu faktornya pendidikan bukan lagi untuk meningkatkan ilmu, namun sekedar memenuhi syarat untuk mencari pekerjaan, tunjangan, naik jabatan agar berkesempatan,” kata Ghufron.

“Kami berharap sekolah menjadi ekosistem yang meneladani integritas,” tambahnya.

Selain itu, Ghufron juga meminta Kemenag mengawal, membina, dan mengevaluasi pendidikan di lingkungannya.

Korupsi, menurut Ghufron merupakan penyakit karakter yang sistemik dan harus diselesaikan oleh semua komponen bangsa termasuk Kemenag.

Ghufron juga memaparkan bagaimana bahayanya korupsi dalam menghancurkan penegakan hukum, ekonomi, hingga pembangunan SDM.

Seperti halnya mutasi jabatan, naik pangkat, suap atau korupsi terkait proyek atau pengadaan barang dan jasa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved