Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Koruptor

Terungkap, Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi Ternyata Orang yang Berpendidikan Tinggi S1 ke Atas

Terungkap para tersangka korupsi kebanyakan adalah orang berpendidikan sarjana, hal tersebut diketahui setelah diunkap KPK.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Bali/dwi suputra
ilustrasi - Koruptor 

“Kami berharap sekolah menjadi ekosistem yang meneladani integritas,” tambahnya.

Selain itu, Ghufron juga meminta Kemenag mengawal, membina, dan mengevaluasi pendidikan di lingkungannya.

Korupsi, menurut Ghufron merupakan penyakit karakter yang sistemik dan harus diselesaikan oleh semua komponen bangsa termasuk Kemenag.

Ghufron juga memaparkan bagaimana bahayanya korupsi dalam menghancurkan penegakan hukum, ekonomi, hingga pembangunan SDM.

Seperti halnya mutasi jabatan, naik pangkat, suap atau korupsi terkait proyek atau pengadaan barang dan jasa.

Dalam kesempatan tersebut, Ghufron juga berpesan agar nilai kejujuran dan integritas harus menjadi yang utama dalam menerapkan pembelajaran untuk peserta didik.

Foto : Ilustrasi. (Kristianto Purnomo (KP))

“Jika pembelajaran dianggap hanya sebagai transfer ilmu dari guru kepada siswa, maka google lebih pintar,” katanya.

“Pendidikan bukan hanya transfer knowledge tapi meningkatkan kapasitas dan menumbuhkan rasa empati bagi masyarakat,” tambah Ghufron.

Lebih lanjut, Ghufron mengungkapkan KPK saat ini tengah berupaya melakukan perubahan strategi dalam pemberantasan korupsi. Yaitu, dengan mendorong diimplementasikannya sanksi sosial bagi pelaku korupsi.

“Perlu dipertimbangkan penghukuman koruptor tidak hanya di penjara tetapi sanksi sosial seperti melakukan pekerjaan sosial,” ucap Ghufron.

Artikel ini sudah tayang di kompas.tv berjudul Mengejutkan! Pimpinan KPK Ungkap Koruptor Kebanyakan Berpendidikan S1 ke Atas

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved