Berita Minsel
Perusakan Properti Tempat Ibadah Jemaat Advent Tumaluntung, Bupati dan Polres Minsel Turun Tangan
Foto pengrusakan properti di rumah tempat ibadah jemaat Advent, Desa Tumaluntung, Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan
Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Foto pengrusakan properti di rumah tempat ibadah jemaat Advent, Desa Tumaluntung, Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), viral.
Foto yang di-upload salah satu pengurus jemaat Advent Desa Tumaluntung, sampai ratusan kali dibagikan.
Dalam foto itu terlihat sejumlah properti yang dipakai untuk ibadah, dirusak.
Baliho yang memuat gambar Tuhan Yesus Kristus dirobek, mimbar dirobohkan dan lokasi diacak-acak.
Diduga, yang melakukan perusakan itu adalah aparat desa di Desa Tumaluntung.
Perusakan itu dilakukan kerena ketidaksetujuan oknum yang merusak dengan aktivitas ibadah di rumah salah satu warga setempat.
Pada Sabtu (23/10/2021) malam, oknum aparat desa, masuk di rumah warga dan merusak properti yang digunakan untuk menunjang kegiatan ibadah jemaat Advent.
Tidak terima dengan perlakuan itu, Maykel Senduk, Sekretaris Jemaat Advent Tumaluntung, layangkan protes.
"Apapun alasannya perusakan yang dilakukan oknum aparat desa ini tidak dibenarkan," tandas Maykel, saat dihubungi TRIBUNMANADO.CO.ID, Senin (25/10/2021).
Dia juga sempat mengupload foto-foto perusakan yang diduga dilakukan oknum aparat desa, Desa Tumaluntung.
Mendapat laporan, Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar, langsung bereaksi. Didampingi isterinya, Elsje Sumual, Franky Wongkar bergegas menuju lokasi.
Kedatangan Bupati Minsel, Franky Wongkar, dilakukan pada Minggu (24/10/2021). Tujuannya untuk memediasi kedua pihak yang bertikai.
Mediasi dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tumaluntung, sesudah jam ibadah pagi selesai.
“Saya mohon maaf atas keterlambatan, karena banyak kegiatan yang saya harus ikuti. Setelah saya mendengar tentang berita ini, saya berinisiatif untuk datang melihat langsung proses mediasi ini,” aku Franky Wongkar di depan beberapa anggota jemaat Advent dan aparat Desa Tumaluntung.
Sementara itu, Kapolres Minsel, AKBP Norman Sitindaon, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang mau mengambil langkah mediasi.