Berita Kotamobagu
Jual Kue Putu di Kotamobagu, Yono Raup Rp 600 Ribu Sehari
Yono adalah warga Jawa Tengah yang datang mencari sesuap nasi di Kotamobagu. Perhari dirinya bisa mendapatkan rupiah hingga 600 ribu.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Rejeki tak pernah memandang latar belakang pendidikan.
Melainkan kepada mereka yang selalu bekerja keras.
Hal ini diungkapkan oleh Yono, salah seorang penjual Kue Putu di Kotamobagu.
Yono adalah warga Jawa Tengah yang datang ke Kotamobagu.
Ia datang sekitar tahun 2006 ke Kota Bentor, dan sudah menetap sekitar 15 tahun.
Sejak kedatangannya ke Kotamobagu, dirinya sudah mencoba berbagai usaha.
Mulai dari berjualan bakso tusuk keliling, hingga tukang jahit.
Uang dari kerja kerasnya tersebut lalu dibeli untuk sebuah motor.
"Saya beli motor dan kemudian jualan kue putu," kata dia ketika ditemui tribunmanado.co.id, Jumat (22/10/2021) di Kampung Baru, Kota Kotamobagu.
Kue putu yang dijualnya hanya seharga Rp 1000 perbuah saja.
Setiap hari pria 51 tahun ini keluar dari rumahnya sekitar pukul 15.00 Wita.
"Alhamdulillah selalu habis, dan keuntungannya bisa mencapai Rp 600.000 sehari," ucapnya.
Jika pembelin di Kotamobagu sepi, Yono memilih berjualan ke Kecamatan Lolayan hingga Dumoga Bersatu.
"Tapi jarang kesana, karena biasanya di Kotamobagu saja sudah habis," ungkap dia.
Di Kotamobagu, Yono mengaku tinggal di kontrakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/yono-salah-satu-penjual-kue-putu-keliling-di-kotamobagu.jpg)